Siak

Sempat Terkatung-katung di Taiwan, TKI Asal Siak Kembali ke Pangkuan Orang Tua, Begini Kondisinya

TKI asal kampung Sungai Berbari, kecamatan Pusako, Kabupaten Siak akhirnya dapat pulang ke rumahnya. Begini kondisinya

Sempat Terkatung-katung di Taiwan, TKI Asal Siak Kembali ke Pangkuan Orang Tua, Begini Kondisinya
Facebook/Siti Khadijah
Dedi Putra TKI asal Siak Riau dirawat di sebuah rumah sakit Taiwan. Diduga ia korban kekerasan 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - TKI asal kampung Sungai Berbari, kecamatan Pusako, Kabupaten Siak akhirnya dapat pulang ke rumahnya.

Upaya memulangkan TKI bernama Dedi Putra (28) itu sudah dilakukannya sejak sebulan belakangan.

"Alhamdulillah, adik kami sudah sampai dipangkuan keluarga besar kami. Terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu memulangkan adik kami dari Taiwan," kata abang kandung Dedi Putra, Juprizal, Jumat (13/4/2018)

Ia mengatakan, Dedi Putra diantarkan langsung pihak BP3TKI ke rumahnya. Saat menyambut kedatangan Dedi, seluruh keluarga menangis haru. Dedi pun kini lebih sehat dibanding beberapa minggu lalu.

Baca: Keluarga Korban Histeris saat Melihat Jasad Korban Kecelakaan Ini, Begini Kondisinya

"Semua keluarga cemas waktu dia dirawat di Taiwan. Karena dia tidak mau makan. Sekarang Alhamdulillah, sudah sehat. Namun masih butuh istirahat," kata dia.

Dedi Putra TKI asal Siak Riau yang dirawat di Rumah Sakit di Taiwan
Dedi Putra TKI asal Siak Riau yang dirawat di Rumah Sakit di Taiwan (Facebook)

Juprizal menyebut, orangtuanya Rahmi, juga sudah tenang melihat Dedi pulang dengan selamat. Walaupun sebelumnya sering menangis karena takut terjadi apa-apa pada Dedi.

Baca: Umur Anda Lebih 17 Tahun Belum Terdaftar di DPS? Ayo Lapor ke Bawaslu

Sebelumnya Dedi dirawat di Ministry of Health and Welfare Nontou Hospital, Taiwan. Ia mengalami depresi berat karena tidak terima ditahan oleh pihak berwajib Taiwan.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help