Sengkarut Pasar Modern, Pemkab Meranti Mulai Melunak Terhadap Pelindo

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tampaknya mulai melunak kepada Cabang Pelindo I Selatpanjang dalam sengkarut Pasar Modern.

Sengkarut Pasar Modern, Pemkab Meranti Mulai Melunak Terhadap Pelindo
TribunPekanbaru/Guruh BW
Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir bersama Sekdakab, Yulian Norwis meninjau salah satu blok bangunan Pasar Modern, Selasa (3/4/2018) kemarin. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tampaknya mulai melunak kepada Cabang Pelindo I Selatpanjang dalam sengkarut Pasar Modern.

Pemkab Kepulauan Meranti mulai memikirkan tawaran pihak Cabang Pelindo I Selatpanjang dalam hal pengelolaan pasar yang dibangun sejak 2012 silam tersebut.

Sebelumnya Pemkab Kepulauan Meranti bersikeras untuk merealisasikan tukar guling lahan sesuai hasil MoU bersama pihak Pelindo pada tahun 2013 silam.

Sementara, pihak Cabang Pelindo I Selatpanjang, si pemilik lahan bertahan dengan pola kerja sama dalam mengelola pasar modern tersebut.

Baca: Bertemu di Lobi Hotel, Ini yang Dibisikan SBY ke Ganjar Pranowo

Pihak Pelindo menilai MoU tukar guling yang diteken pada 2013 silam tidak berlaku lagi.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, M Azza Fachroni pada Tribunpekanbaru.commengungkapkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendatangi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau untuk mengkonsultasikan tawaran pihak Pelindo.

Azza mengungkapkan, sebenarnya rencana pihaknya ke BPKP tidak khusus untuk mengkonsultasikan tawaran Pelindo saja.

Baca: Rumah Super Mewah Milik Artis Krisdayanti Seharga Rp 10 Miliar, Kalahkan Hunian Anang?

Namun, pihaknya juga ingin mengkonsultasikan sejumlah alternatif lain terkait pengelolaan Pasar Modern.

"Saat rapat koordinasi dengan pak bupati kemarin, banyak alternatif yang kami rangkum. Sejumlah alternatif tersebut nantinya kami konsultasikan ke BPKP," ujar Azza, Jumat (13/4/2018).

Ia berharap, ada solusi yang diberi BPKP kepada Pemkab Meranti, sehingga pengelolaan Pasar Modern tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Terlebih, tahun ini sejumlah permasalahan Pasar Modern sudah menjadi fokus Pemkab Meranti.

"Bupati minta, masalah pembangunan hingga pengelolaan pasar tersebut harus selesai dalam tahun ini juga," ujar Azza. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help