Padang

CURIGA Buku Nikah Suaminya dengan Pelakor, Perempuan Ini Lapor Polisi, Faktanya Mencengangkan

Awalnya curiga suaminya direbut pelakor. Saat buku nikah dicek, ada fakta yang mencengangkan

CURIGA Buku Nikah Suaminya dengan Pelakor, Perempuan Ini Lapor Polisi, Faktanya Mencengangkan
facebook.com/adelia.adelia.1428
Ilustrasi 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Tak terima dirinya dimadu oleh sang suami, Bunga (bukan nama sebenarnya) kemudian mencari tahu status pernikahan suaminya dengan seorang pelakor setelah menemukan buku nikah antara suaminya dengan sang pelakor.

Begitu diketahui bahwa buku nikah antara suaminya dengan sang pelakor itu ternyata tidak dikeluarkan oleh Kementerian Agama Sumbar, akhirnya Bunga pun mendatangi Mapolda Sumbar dengan laporan pembuatan buku nikah palsu. 

Baca: Wow, Raisa Tampil Berani dengan Pakaian Ketat, Netizen: Yang Udah Nikah Mah Beda

Ditreskrimsus Polda Sumbar kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas kemudian membekuk dua orang pelaku berinisial RS (42) dan ASW (53) di daerah Muaro Panyalinan, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada 8 April 2018 lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

"Keduanya ditangkap, karena telah memberikan buku nikah kepada suami pelapor. Buku nikah itu asli bukan palsu. Namun, buku nikah tersebut harusnya untuk pasangan suami istri yang menikah di Jawa Tengah, bukan Sumbar," kata Dirreskrimum  Polda Sumbar, Kombes Pol Erdi Adrimurlan kepada tribunpadang via handphone, Jumat (13/4/2018) malam.

Baca: Wah. .Bukan Sekedar Isu, Ternyata Jokowi Pernah Tawari Posisi Cawapres ke Prabowo, Ini Faktanya

Selain menangkap kedua tersangka, lanjutnya, pihaknya juga mengamankan 145 ekslampar buku nikah yang masih kosong, stempel, pulpen dan 180 pas foto yang akan dipasang di buku nikah palsu tersebut. 

"Kepada penyidik, tersangka mengaku bahwa buku nikah itu dijual kepada pasangan suami iatri yang menikah siri dengan harga Rp100 hingga Rp200 ribu. Tersangka juga mengaku sudah empat bulan me jual buku nikah ini. Namun dari mana dia dapatkan, kedua tersangka masih bungkam," ujarnya.

Baca: Peringatan Keras Amien Rais Berpolemik Sebut Ada Partai Setan dan Partai Tuhan di Tanah Air

Kasus ini akanbterus didalami penyidik, dan pihakbya akan terus berkoordinasi dengan Kemenag Sumbar. "Keduanya kita ancam  dengan pasal 263 KUHP, pasal 264 KUHP,  dan pasal 266 KUHP tentang pembuatan surat palsu, memalaukan surat autentik dan menempatkan keterangan palsu," pungkasnya(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help