TribunPekanbaru/

Dugaan Pungli Retribusi Sampah Bikin Warga Tampan Resah, Camat Tampan : Itu Bukan Kewenangan Kami

Tidak hanya soal pungutan retribusi sampah yang dialihkan ke DLHK, namun Nurhasminsyah juga mengaku untuk pengawasan jika semua

Dugaan Pungli Retribusi Sampah Bikin Warga Tampan Resah, Camat Tampan : Itu Bukan Kewenangan Kami
ist
retribusi sampah 

 Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM - Camat Tampan, Nurhasminsyah enggan mengomentasi terkait adanya dugaan Pungli yang dilakukan oleh oknum mengataskan organisasi kemahasiswaan.

Dugaan Pungli dengan modus pungutan retribusi sampah ini membuat warga di Kecamatan Tampan Resah.

Sebab mereka setiap bulan diminta membayarkan uang iuran bulanan namun karcis dan kartu pungutan uang sampah tersebut berlogo organisasi kemahasiswaan, bukan logo Pemko Pekanbaru.

Baca: Beginilah Kondisi Dasril Usai Bergumul dengan 2 Ekor Beruang Madu, Ia Mengalami Luka Serius

"Itu kewenanganya di Dinas DLHK, bukan kami. Karena sejak 2015 semua sudah diserahkan ke dinas," katanya.

Tidak hanya soal pungutan retribusi sampah yang dialihkan ke DLHK, namun Nurhasminsyah juga mengaku untuk pengawasan jika semua sudah diambil alih oleh DLHK.

"Semua sudah di dinas, termasuk pengawasan, bukan kewenangan kami lagi itu," ujarnya.

Seperti diketahui, warga di Kecamatan Tampan kembali mempertanyakan pungutan retribusi sampah.

Meski Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru sebelumnya membantah jika oknum yang memungut retribusi dan mengatasnamakan organisasi kemahasiswaan tersebut bukan petugas resmi.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help