TribunPekanbaru/

Padang

Terkait Kericuhan Musda Golkar, DPD Golkar Sumbar Polisikan Wabub Sijunjung

Kerusuhan yang berlangsungnya Musda DPD Golkar Sijunjung di Aula Sekretariat DPD Golkar Sumbar berbuntut panjang

Terkait Kericuhan Musda Golkar, DPD Golkar Sumbar Polisikan Wabub Sijunjung
Riki
Musda Golkar di Sijunjung ricuh 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kerusuhan yang berlangsungnya Musda DPD Golkar Sijunjung di Aula Sekretariat DPD Golkar Sumbar berbuntut panjang, setelah Arrival Boy yang merupakan Ketua DPD Golkar Sijunjung hasil Munaslub 2017, mengamuk dan menolak digelarnya Musda pemilihan pengurus DPD Golkar Sijunjung oleh DPD Golkar Sumbar.

Baca: Nenek 78 Tahun Ini Disuruh Mandi Setelah Dirudapaksa Seorang Pemuda, Namun Cara Tersebut Gagal

Bahkan, buntut dari kerusuhan yang menyebabkan pecahnya kaca Sekretariat DPD Golkar Sumbar tersebut, membuat Arrival Boy yang kini duduk sebagai Wakil BUpati Sijunjung berusrusan dengan pihak kepolisian setelah DPD Golkar Sumbar, melaporkan Arrival Boy ke Mapolresta Padang atas dugaan pengrusakan Sekretariat DPD Golkar Sumbar secara bersama-sama.

Dalam laporan bernomor LP/936/K/IV/2018/ SPKT Unit II yang dibuat oleh salah seorang kader Golkar bernama Mirkadri Miyar itu, disebutkan bahwa terlapor melakukan pengrusakan Sekretariat DPD Golkar Sumbar dengan cara melempar pot bunga ke kaca jendela dan mengakibatkan tiga kaca jendela pecah.

Selain itu, orang nomor dua di Pemerintahan Kabupaten Sijunjung itu juga dituduh merusak mic dengan cara membantingnya ke lantai, dan merusak meja tamu yang berada di Sekretariat DPD Golkar Sumbar dengan cara membalikkan meja tersebut, sehingga menyebabkan kaca meja pecah.
Akibat kejadian itu, DPD Golkar Sumbar mengalami kerugian Rp7,5 juta.

Musda Golkar Ricuh
Musda Golkar Ricuh (Riki)

Baca: Gol Assyalam Pastikan Kampar ke Final Sepakbola Popda 2018

Kanit II SPKT Polresta Padang Ipda Tarmizi saat ditemui tribunpadang.com di ruang kerjanya mengatakan bahwa laporan dugaan pengrusakan Sekretariat DPD Golkar Sumbar itu, akan diteruskan ke bagian Reskrim untuk ditindaklanjuti.

"Kami hanya menerima, yang menindaklanjutinya nanti pihak Reskrim dengan cara melakukan pemanggilan saksi-saksi hingga pemamnggilan terlapor. Jika terbukti bersalah, barulah kasusnya dinaikkan ke tingkat penyidikan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim mengatakan bahwa kaca itu dipecahkan dari luar tempat di gelarnya Musda, dan itu terjadi beriringan dengan penolakkan Musda yang disampaikan Arrival Boy.

Halaman
123
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help