66 Tahun Kopassus, Inilah Kisah Mualaf Belanda yang Jadi Komandan Pertama Pasukan Elit Baret Merah

Sedangkan baret merah diperoleh melalui pendidikan komando di Special Air Service (SAS), pasukan komando Kerajaan Inggris yang sangat legendaris.

66 Tahun Kopassus, Inilah Kisah Mualaf Belanda yang Jadi Komandan Pertama Pasukan Elit Baret Merah
Angkasa.grid.id
Mochamad Idjon Djanbi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tepat hari ini, 66 tahun lalu, Komando Pasukan Khusus atau Kopassus, didirikan.

Kopassus memang begitu istimewa.

Si Baret Merah, begitu julukan unit pasukan TNI ini, disebut sebagai pasukan paling mematikan dan berbahaya yang dimiliki Indonesia.

Nama Kopassus bahkan seringkali dicantumkan sejumlah situs, sebagai salah satu unit pasukan khusus terbaik di dunia.

Tapi, tahukah anda, siapa komandan pertama Kopassus?

Idjon Djanbi (Wikipedia)

Ternyata, seorang pria asli Belanda, yang kemudian menjadi WNI.

Namanya Idjon Djanbi.

Ya, bagi para Baret Merah, nama ini memang dikenal keramat.

Bagaimana tidak, dia lah yang pertama kali mengasah mental dan fisik anggota TNI AD terpilih untuk kmeudian dilatih menjadi prajurit tangguh berkualifikasi komando.

Sayang, walau terkenal, tak banyak yang tahu soal masa lalunya, bahkan prajurit Kopassus sendiri.

Halaman
1234
Editor: M Iqbal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help