TribunPekanbaru/

Ma'ruf Amin Sebut Lebih 50 Negara Gunakan Standar Halal MUI, Tetapi . . .

katanya, lebih dari 50 negara telah menggunakan standar halal MUI, dan hampir seluruh dunia meminta pengakuan

Ma'ruf Amin Sebut Lebih 50 Negara Gunakan Standar Halal MUI, Tetapi . . .
www.fiskal.co.id
ilustrasu halal 

TRIBUNPEKANBARU.com -- KETUA Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mengatakan, standar produk halal pihaknya kini sudah menjadi standar halal global.

Bahkan, katanya, lebih dari 50 negara telah menggunakan standar halal MUI, dan hampir seluruh dunia meminta pengakuan endorsement dari MUI agar produknya diakui dunia dan bisa dipasarkan.

Namun, ia menyayangkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Jaminan Produk Halal belum dikeluarkan, sehingga menjadikan beberapa produk menjadi abu-abu untuk masyarakat.

Baca: Pertama dan Terbesar di Sumatra, Festival Kurma Riau Digelar di Pekanbaru

Baca: Gadis Cantik Selfi Seksi Tengah Malam, Sosok Ini Terekam dan Bikin Horor!

Padahal, tutur Ma'ruf, sertifikat halal sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak cemas mengenai produk yang akan dikonsumsinya.

"Sertifikasi halal dibutuhkan agar tidak ada produk yang abu-abu (halal atau haram), karena yang abu-abu itu sebenarnya haram menurut agama," jelas Ma'aruf di Menteng, Jakarta Pusat, seperti dikutip Tribunpekanbaru.com, Senin (16/4/2018).

Ma'aruf juga mengajak masyarakat menjadikan sertifikat halal sebagai patokan dalam membeli suatu produk.

"Semuanya wajib halal, makanya harus kita jadikan lifestyle karena halal is my life," tuturnya. (*)

Editor: David Tobing
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help