TribunPekanbaru/

Masih Ingat Dugaan Tipikor Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Tunjuk Ajar, Ini Kabar Terbarunya

Dwi Agus Sumarno, Rinaldi Mugni dan Yulia J Baskoro merupakan tiga dari 18 tersangka pembangungan RTH Tunjuk Ajar Integritas

Masih Ingat Dugaan Tipikor Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Tunjuk Ajar, Ini Kabar Terbarunya
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Tim Pidsus Kejati Riau bersama tim ahli turun ke lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas untuk melakukan penyelidikan lapangan, Senin (9/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menerima pelimpahan berkas tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar, Dwi Agus Sumarno dan dua tersangka lainnya, Yuliana J Baskoro selaku rekanan proyek dan Rinaldi Mugni selalu konsultan pengawas.

Ketiga tersangka akan segera menjalani proses sidang perdana dalam waktu dekat ini.

Dwi Agus Sumarno merupakan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang (Ciptada) Provinsi Riau.

"Hari ini (Senin,red) kita limpahkan berkasnya ke pengadilan," ungkap Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara ini, Fuji Dwi Jona, senin (16/4/2018) sore.

Sementara, saat dikonfirmasi kepada Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Pekanbaru, Denni Sembiring juga membenarkan pelimpahan tersebut.

Baca: Kecelakaan Maut Mobil Travel di Baso, 3 Orang Tewas Setelah Tabrak Mobil Angkut Pupuk

Baca: Suguhkan Koreografi, Penampilan Arif Asal Sumbar Dapat Standing Ovation Seluruh Dewan Dangdut

"Memang sudah diterima berkasnya sore tadi, selanjutnya kita serahkan ke Ketua PN untuk disusun majelis hakim dan menentapkan tanggal sidang perdana," paparnya pada tribunpekanbaru.com

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-undamg (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 KUHP ayat (1) ke-1 KUHP.

Halaman
123
Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help