Ternyata Selama Ini BUMD Tuah Sekata Belum Terima Bagi Hasil dari PT Langgam Power

PLTMG PT Langgam Power hingga kini masih padam total. Seluruh turbin penghasil arus yang berada di PLTMG tidak menyala lagi.

Ternyata Selama Ini BUMD Tuah Sekata Belum Terima Bagi Hasil dari PT Langgam Power
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Areal Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) milik PT Langgam Power di Jalan Koridor RAPP kilometer 22. Pembangkit listrik ini berhenti beroperasi setelah PLN mengakhiri kontrak pembelian daya sejak 1 April lalu. 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Pascaberhentinya operasional sejak 31 Maret lalu, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) PT Langgam Power hingga kini masih padam total. Seluruh turbin penghasil arus yang berada di PLTMG tidak menyala lagi.

Operasional berhenti sejak kontrak pembelian daya oleh PLN Rayon Pangkalan Kerinci berakhir dan tidak diperpanjang lagi. Selama ini PLN membeli daya hingga 20 Megawatt dari Langgam Power.

"Sampai sekarang masih berhenti total. Berdasarkan surat dari Langgam Power yang masuk ke kita," jelas Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sekata, Sanusi Arianto, kepada tribunpelalawan.com, Senin (16/4/2018).

Baca: Bikin Geli, Simak Detik-detik Wanita Ini Hilangkan Jerawat dengan 4 Ekor Lintah

Dijelaskannya, PT Langgam Power sedang mengupayakan proses kerjasama penjualan arus ke PLN dilanjutkan kembali. Sehingga tujuh mesin turbin yang sudah dua minggu mengangyr bisa diaktifkan kembali.

Namun fakta lain terkuaak setelah aktivitas pembangkit milik Langgam Power tidak dijalankan lagi. Selama kerjasama antara Max Power dengan BUMD Tuah Sekata terjalin lima tahun terakhir, ternyata BUMD belum pernah mendapatkan bagi hasil penjualan arus ke PLN.

Baca: Belasan Tahun Jalan di Dumai Ini Masih Berupa Tanah, Masyarakat Sulit Beraktivitas

Padahal perusahaan milik Pemda Pelalawan itu memiliki saham kosong sebanyak 12 persen di Langgam Power yang merupakan perusahaan konsorsium. Tapi hasil transaksi selama ini belum dialirkan ke BUMD.

"Selama ini kita belum dapat bagi hasil dari Langgam Power. Itu sedang kita kejar," beber Sanusi Arianto, kepada tribunpelalawan.com, Senin (16/4/201).

Sanusi menerangkan, Langgam Power akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) beberapa bulan kedepan. Semua laporan keuangan yang telah diaudit akan disampaikan dalam rapat itu. Sehingga diketahui berapa jatah BUMD selama ini.

"Disitu baru ketahuan berapa bagian kita selama ini. Kalau pembelian gas, kita memang dapat," tandasnya. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help