Padang

Anggota DPR RI Ungkap Alasan Revisi UU PNBP, Ternyata Selama Ini Orang Mati pun Kena PNBP

Saat ini, ada satu perjuangan yang sangat berat bagi kawan-kawan di Komisi XI, yaitu menghilangkan salah satu pasal di UU tentang BNPB tersebut.

Anggota DPR RI Ungkap Alasan Revisi UU PNBP, Ternyata Selama Ini Orang Mati pun Kena PNBP
Internet
Ilustrasi 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI saat ini tengah melakukan finishing terkait revisi Undang-Undang No 20 tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Anggota Komisi XI DPR RI Elviana saat kunjungannya ke Kota Padang mengatakan, revisi UU tentang PNBP itu dilakukan, karena ketentuannya dinilai memberatkan masyarakat.

"Sekarang ini PNBP itu paling banyak diambil dari masyarakat. Kalau mau nikah, surat nikah dan orang mati pun kena PNBP. Nah, ini yang kami ubah," katanya kepada wartawan di Restoran Suasso Padang, Selasa (17/4/2018) siang.

Menurutnya, jika revisi UU itu selesai, masyarakat pun tidak lagi merasa terbebankan.

Saat ini, ada satu perjuangan yang sangat berat bagi kawan-kawan di Komisi XI, yaitu menghilangkan salah satu pasal di UU tentang PNBP tersebut.

Baca: Sulis Cinta Rasul Curhat Soal Keluarga, Ungkap Soal Anak Tirinya, Ternyata. . .

Baca: Rencana Nikah Hari Ini, Siapkan Mahar 10 Juta, Kenyataan Pahit Diterima Pasangan Bocah SMP

Baca: Fifi Letty Indra, Rencana Ahok Jika Keluar Penjara, Bikin Ahok Show atau Jadi Stand Up Comedian

"Pasal itu soal kebutuhan dasar manusia, rumah sakit dan perguruan tinggi. Sekarang dengan adanya uang kuliah tunggal, biaya kuliah negeri malah lebih mahal dari pada swasta, apalagi ada BLU," ujar anggota DPR asal Dapil Jambi itu.

Ia pun mencontohkan kebijakan BLU di Universitas Jambi.

Di sana, katanya, sejak BLU diberlakukan, Rektornya pun langsung menerapkan parkir berbayar.

Ini yang diusahakan untuk dipangkas.

"Saat ini Pemerintah masih menganggap pendidikan tinggi tetap dikenakapan PNBP, kami di fraksi-fraksi DPR, lagi berkutat untuk memangkasnya, karena sangat memberatkan mahasiswa," bebernya.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help