Berbendera Taiwan, Kapal Nelayan yang Digiring Bea Cukai Ternyata dari Afrika Timur

Pasca diinapkan semalaman di pelabuhan bongkar muat Pelindo I kapal nelayan, Da Wei berbendera Taiwan akhirnya dilepas.

Berbendera Taiwan, Kapal Nelayan yang Digiring Bea Cukai Ternyata dari Afrika Timur
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Seekor anjing pelacak dari Bea Cukai Batam dan Mabes Polri memeriksa kapal Da Wei berbendera Taiwan di pelabuhan bongkar muat Pelindo Selatpanjang. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Pasca diinapkan semalaman di pelabuhan bongkar muat Pelindo I kapal nelayan, Da Wei berbendera Taiwan akhirnya dilepas.

Petugas Bea Cukai melepaskan kapal tersebut lantaran tidak menemukan muatan ilegal di dalam kapal.

Sebelumnya petugas Bea Cukai Batam dibantu seekor anjing pelacak dan tim Mabes Polri melakukan pemeriksaan muatan kapal selama 2 jam.

Baca: Akhirnya Tiga Penari Erotis di Pantai Kartini Jepara Menyerahkan Diri ke Polisi

Pemeriksaan tersebut dimulai sejak pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB.

"Tiga jam kemudian, sekitar pukul 20.30 WIB, kapal diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan," ujar Kepala Bea Cuka Bengkalis, Munif, Selasa (17/4/2018) kepada Tribunpekanbaru.com.

Munif mengungkapkan, masuknya kapal asing tersebut ke wilayah perairan Meranti lantaran tidak menyadari batas perairan.

Baca: Kejari Pelalawan Tahan Tersangka Abdul Wahab dalam Proses Penyidikan, Ini Alasannya

Dari keterangan nahkoda yang berwarga negara Taiwan, mereka sebenarnya ingin ke Singapura setelah menangkap ikan di perairan Mauritius, Afrika Timur.

"Mereka mau isi bahan bakar sekaligus ke dock, namun mereka tidak menyadari telah memasuki wilayah perairan Indonesia," ujarnya. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved