Kepala Bea Cukai Percaya Hasil Pemeriksaan Anjing Pelacak

Kepala Bea Cukai Bengkalis, Munif percaya sepenuhnya terhadap hasil pemeriksaan kapal ikan berbendera Taiwan oleh tim gabungan pada Senin.

Kepala Bea Cukai Percaya Hasil Pemeriksaan Anjing Pelacak
Tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Seekor anjing pelacak dari Bea Cukai Batam dan Mabes Polri memeriksa kapal Da Wei berbendera Taiwan di pelabuhan bongkar muat Pelindo Selatpanjang 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kepala Bea Cukai Bengkalis, Munif percaya sepenuhnya terhadap hasil pemeriksaan kapal ikan berbendera Taiwan oleh tim gabungan pada Senin (16/4/2018) sore kemarin.

Sebab, pada saat pemeriksaan, tim gabungan yang terdiri dari Bea Cukai Batam dan Mabes Polri dibantu anjing pelacak yang terlatih.

Bahkan anjing pelacak tersebut adalah anjing yang membantu petugas menemukan sabu seberat 1,6 ton di dalam kapal asing yang diamankan di perairan Anambas, Kepri pada Selasa (20/22018) lalu.

"Jadi dipastikan tidak ada muatan Narkoba. Saya lupa nama anjing pelacaknya, namun anjing yang digunakan kemarin adalah anjing yang sama pada saat penemuan sabu 1,6 ton kemarin," ujar Munif pada Tribunpekanbaru.com.

Baca: Listrik di Rumah Miliknya Menunggak, Fadli Zon: Berarti Saya Lagi Bokek

Baca: Ingin Mengasuh Anaknya Pasca Bercerai dengan Veronica Tan, Salah Satu Alasan Ahok Ajukan PK

Munif mengaku, kapal patroli Bea dan Cukai menggiring kapal ikan asing tersebut dari perairan Rangsang ke pelabuhan bongkar muat lantaran kapal tersebut menyangkut Narkoba jenis sabu.

Terlebih, pasca penangkapan kapal bermuatan 1,6 ton sabu di Kepri beberapa waktu lalu, Bea dan Cukai bersinergi dengan seluruh pihak untuk turut mendukung masuknya barang haram ke Indonesia.

"Ini adalah bentuk dukungan Bea Cukai untuk mendukung upaya pencegahan Narkoba di Indonesia," ujarnya. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help