Home »

Video

Pelalawan

VIDEO: Kejari Pelalawan Tahan Abdul Wahab, Tersangka Tipikor Penerimaan PTT Dinkes

Kejari Pelalawan menilai penahanan yang dilakukan terhadap tersangka kasus Tipikor penerimaan Pegawai Tidak Tetap Diskes, Abdul Wahab

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan menilai penahanan yang dilakukan terhadap tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dinas Kesehatan (Diskes), Abdul Wahab, pada Senin (16/4/2018) lalu sudah tepat.

Meski penyidik kejaksaan melakukan penahanan pada proses penyidikan kasus pemerasan dalam jabatan dalam perekrutan PTT Diskes tahun 2014 dan 2015 itu.

Kejaksaan berdalih untuk memperlancar proses penyidikan yang selama ini dinilai kurang maksimal akibat sulitnya menghadirkan tersangka.

Sekretaris Kecamatan Teluk Meranti itu sering mangkir atau terlambat saat dipanggil untuk dimintai keterangan saat proses penyelidikan.

Baca: Segera Terapkan Konsep MBS, Ini Persiapan Kepala Sekolah di 5 Kabupaten di Riau

Baca: 3 Cuitan Ini yang Menjerat Ahmad Dhani, Hingga Gaji Admin Khusus Rp 2 Juta

Demikian juga ketika diperiksa sebagai saksi disaat status perkara sudah dinaikan ke penyidikan.

"Intinya untuk memperlancar penyidikan. Selama ini tersangka tidak koperatif," beber Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pelalawan, Lasargi Marel, kepada tribunpelalawan.com, Selasa (17/4/2018).

Melihat gelagat mantan Kasubag Tata Usaha dan Kepegawaian Diskes Pelalawan itu yang tidak koperatif, korps Adhyaksa kuatir terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Seperti tersangka Abdul Wahab melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau menggulang perbuatan serupa.

Alhasil kejaksaan menjebloskan Abdul Wahab ke sel di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sialang Bungkuk Kota Pekanbaru. Masa penahanan pertama ini dalam kurun 21 hari kedepan. Namun jika proses pemberkasan belum tuntas, jaksa akan memperpanjangnya kembali.

"Sekarang kami fokus melengkapi berkas perkara untuk bisa dilimpahkan ke jejang selanjutnya," tambah mantan Kasi Intelijen Kejari Kampar ini.

Penulis: johanes
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help