Rokan Hulu

Wisata Di RBS dapat Bantuan Dana Rp1,4 Miliar untuk Pembangunan Ini.

Kementerian Pariwisata memberikan bantuan sebesar, Rp 1,4 miliar untuk objek wisata religi Desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Kecamatan Kepenuhan.

Wisata Di RBS dapat Bantuan Dana Rp1,4 Miliar untuk Pembangunan Ini.
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Di 2018, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata memberikan bantuan sebesar, Rp 1,4 miliar untuk objek wisata religi Desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Kecamatan Kepenuhan.

Dimana, Objek wisata religi di Desa RBS, Kecamatan Kepenuhan, merupakan tempat kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi Naqsabandi, pendiri tarekat Naksabandi.

Baca: Berjalan 1 Jam, Lewati Jalan Berlumpur, Begini Harapan Guru untuk Anak Suku Akit

Dirinya tokoh Suluk di Rohul yang wafat di Kampung Basilam Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, 27 Desember 1926 lalu.

Kepala Disparbud Rohul, Drs. Yusmar. M.Si, mengungkapkan, tahun ini bantuan yang berjumlah Rp 1,4 Milyar tersebut akan dibangunkan pagar batas dan gerbang di kompleks objek wisata religi Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi Naqsabandi, berada di Desa RBS Kecamatan Kepenuhan.

Ia mengatakan, pembangunan pagar batas dan gerbang objek wisata religi tersebut, biayanya bersumber dari APBN tahun 2018, dialokasikan melalui DAK.

"Kini, untuk proyek fisik pembangunan pagar batas dan gerbang di objek wisata religi Desa RBS sedang dalam proses pelelangan. Sekarang kita masih menunggu jawaban dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait status lahan di objek wisata tempat kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan tersebut," katanya, Selasa (1/5/2018).

Diakui Yusmar, pihaknya sudah menyurati Kementerian LHK terkait keberadaan status lahan objek wisata religi di Desa RBS. Kini masih menunggu jawaban dari Kementerian LHK.

Baca: Terkuak Sudah! Ternyata Begini Cara Pelaku Kecurangan UNBK Membobol Soal -soal Ujian

Diterangkanya, ‎kegiatan fisik tersebut baru bisa dilaksanakan bila lahan tersebut tidak masuk ke dalam kawasan lindung. Namun, bila masuk dalam kawasan, maka tidak bisa dilaksanakan, karena harus ada izin dari Kementerian LHK.

Dia menjelaskan, Pemerintah daerah, sudah menerima hibah lahan seluas 6 hektar dari Pengelola Surau Suluk Syekh Abdul Wahab Rokan, untuk pengembangan dan pembenahan objek wisata religi di Desa RBS.

"Kita berhara jawaban dari Kementerian LHK secepatnya kita dapatkan agar pembangunan ini juga cepat dilaksanakan," tutupnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved