Padang

Debat Publik Paslon Walikota Digelar Malam Ini, Polresta Padang Kerahkan 100 Personel

Malam ini KPU Kota Padang gelar debat publik perdana pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota. Polisi mengerahkan personel untuk pengamanan

Debat Publik Paslon Walikota Digelar Malam Ini, Polresta Padang Kerahkan 100 Personel
.
Pilkada 2018 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- KPU Kota Padang hari ini akan menggelar debat publik perdana pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang periode 2018-2023 yang digelar di Hotel Mercure Padang, Senin (7/5/2018).

Agar debat Pilkada tersebut berjalan lancar dan sukses, Polresta Padang mengerahkan 100 personil kepolisian yang berasal dari seluruh satuan, termasuk sejumlah polsek jajaran.

"Ada 100 personil Polresta Padang yang dikerahkan," kata Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Ediwarman kepada tribunpadang.com via handphone, Senin sore.

Baca: Antisipasi Pungutan Ilegal, Pemko Pekanbaru MoU dengan RW, LKM dan LPM untuk Retribusi Sampah

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan, Edriwarman menyebut bahwa sejumlah aparat kepolisian nantinya akan melakukan penjagaan ketat di pintu masuk lokasi debat.

Petugas pun, kata dia, akan selektif melakukan pengawasan, termasuk mengawasi mana masyarakat yang diperbolehakan masuk ke dalam ruang debat, dan mana yang tidak.

"Masyarakat yang diperbolehkan masuk hanya yang mempunyai pengenal, dan ditandai dengan undangan. Artinya, hanya orang-orang yang diundang, di luar tidak dizinkan untuk masuk," ujarnya.

Baca: Dijuluki Babang Tamvan, Andika Kangen Band Acungkan Pistol dan Katakan ini

Kemudian terkait dukungan dari pasangan calon, mantan Kapolsek Lubuk Kilangan ini menyebut bahwa pihaknya akan mengizinkan pendukungnya untuk masuk ke ruang debat, dengan jumlah yang diperbolehkan maksimal 100 orang.

Kendati begitu, ia pun berharap agar massa atau pendukung dari pasangan calon, jangan sampai membuat gaduh yang bisa memicu pertengkaran antar pendukung yang berdampak kepada terganggunya proses debat.

Baca: Yusril: Pak Jokowi Harus Jadi Wakil Presiden, Saya Calon Presidennya

"Kalau nantinya ada yang berbuat gaduh, kami akan tindak tegas dengan cara mengusir mereka dari ruang debat. Kami juga melarang para pendukung membawa benda tajam, termasuk minuman, karena penyelenggara (KPU) juga menyediakan minuman untuk pendukung," pungkasnya.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help