Padang

BREAKING NEWS: Kapal KM Harapan Bersama Dilaporkan Hilang Kontak di Perairan Mentawai

KM Harapan Bersama yang bertolak dari Kecamatan Siberut Selatan, Mentawai dikabarkan hilang kontak

BREAKING NEWS: Kapal KM Harapan Bersama Dilaporkan Hilang Kontak di Perairan Mentawai
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Ilustrasi 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kapal KM Harapan Bersama yang bertolak dari Dermaga Mailepet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai menuju Pelabuhan Muaro Padang, Sumatera Barat, dikabarkan hilang kontak di Perairan Mentawai sejak Senin (7/5/2018) kemarin.

Baca: Jawaban Menohok Jokowi Ditanya Kaos #2019GantiPresiden, Pakai Kaos Saja Kok Dilarang

Kapolres Mentawai AKBP Hendri Yahya mengatakan, kapal bermuatan kopra dan manau itu awalnya berangkat pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun sampai sekarang ini, kapal tersebut belum sampai ke Dermaga Muaro Padang.

Baca: Tak Masuk Akal, Tapi Ini Terjadi, Kekalahan Sangat Telak dalam Laga Sepakbola Bisa Sampai 149-0 

"Harusnya Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB, kapal itu sudah lego jangkar di Dermaga Muaro, tapi sampai saat ini belum ada kabar. Untuk sementara, kami hanya bisa menyimpulkan bahwa kapal terebut hilang kontak," kata Kapolres melalui pesan singkat whastaap kepada tribunpadang.com via handhone, Selasa (8/5/2018) malam.

Saat ini, lanjutnya, tim SAR gabungan bersama Pol Air Polres Mentawai, dan Ditpolair Polda Sumbar, tengah melaukan pencarian dengan menyisiri perairan Kepulauan Mentawai. Mudah-mudahan, upaya pencarian tim gabungan tersebut membuahkan hasil.

Baca: Sebagian Orang Dapat Merasakan Keberadaan Makhluk Lain, Mengapa yang Lain Tidak?

"Mudah-mudahan kapal bersama ABK-nya ditemukan dalam kondisi selamat, mohon doa-nya," ucap mantan Kasubdit Ditnarkoba Polda Sumbar tersebut.

Sementara itu, Wadir Polair Polda Sumbar AKBP Azas Siagian mengatakan, berdasarkan keterangan dari Kantor Pos SAR Mentawai, kapal itu diketahui hilang kontak setelah adanya laporan dari pemilik kapal bernama Andreas pada Selasa pagi sekitar 10.45 WIB.

"Begitu kapal diketahui hilang kontak, SAR Mentawai pun langsung berkoordinasi dengan Pol Air Polres Mentawai, dan diteruskan ke Ditpolair Polda Sumbar. Kemudian, kami pun langsung melakukan pencarian," katanya kepada tribunpadang.com Selasa malam.

Di kapal tersebut, kata Azas menjelaskan, terdapat satu orang kapten kapal bernama Zainuddin, dan enam orang ABK, yaitu Asrul, Herman, Melki, Talsisius, Safrizal, dan Ambrizal.

Sebelum diketahui hilang kontak, kapal tersebut sempat melakukan komunikasi sekitar pukul 10.00 WIB, atau satu jam setelah kapal itu berangkat dari Dermaga Meilepet menuju Dermaga Muaro Padang. Setelah itu, tak ada lagi komunikasi selanjutnya, sehingga kapal dinyatakan hilang kontak.

Baca: Sukses Bebaskan Sandera Dalam Waktu 3 Menit, Kopassus Jadi Pasukan Terbaik di Dunia

"Petugas yang melakukan pencarian juga terus mencoba untuk menghubungi nomor seluler seluruh ABK maupun kapten kapal, tetapi hingga malam ini belum tersambung. Kalau diperkirakan berdasarkan komunikasi terakhir, maka kapal tersebut baru berada sekitar 10 mil dari Dermaga Meilepet," ujarnya.

Saat ini pencarian masih terus dilakukan, meskipun upaya pencarian terkendala cuaca agak ekstrem. Pencarian kapal, juga melibatkan TNI AL dan sejumlah relawan. "Ada empat kapal yang dilibatkan untuk melakukan pencarian," pungkas Azas.(*)

Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help