Rokan Hulu

Meresahkan, Kades dan Warga Desa Sukadamai, Imbau Pemilik Warung Remang-remang Bongkar Bangunan

Warga resah atas keberadaan beberapa warung remang-remang di Ujung Batu, Rohul. Kades pun meminta pemilik untuk membongkarnya

Meresahkan, Kades dan Warga Desa Sukadamai, Imbau Pemilik Warung Remang-remang Bongkar Bangunan
TribunPekanbaru/MayonalPutra
Aparat Polsek Minas sasar warung remang-remang tempat prostitusi di Minas, Kabupaten Siak, Sabtu (30/1/2016) malam. 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Kepala Desa (Kades) Sukadamai MHD.Ramtani M.Pdi, dan masyarakat, meminta 19 dari 23 pemilik kafe dan warung remang-remang di Dusun Durian Sebatang (DS) Desa Sukadamai Kecamatan Ujung Batu, untuk membongkar usaha mereka selamanya.

Dirinya mengungkapkan, dari 23 kafe dan warung remang-remang yang ada di DS yang disuruh membongkar atas keinginan masyarakat, baru 4 empat pemilik saja yang membongkarnya secara pribadi.

Dirinya mengaku, hal ini dikarenakan sudah banyak laporan-laporan masyarakat terkait usaha warung remang-remang telah meresahkan masyarakat aktifitasnya.

Baca: PSPS Tekuk Persita dengan Skor 2 - 1, Gol Disumbangkan Andrew Abubakar dan Firman Septian

Ia meminta kepada para pengusaha warung remang-remang untuk ‎bisa segera membongkar usahanya karena memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan generasi muda Sukadamai.

Lebih lanjut diakuinya, dari operasi gabungan yang telah dilakukan, termasuk kesepakatan bersama, pihak desa, perangkat desa, masyarakat dan pemilik kafe serta warung remang-remang di Dusun DS.

Ternyata yang baru mengindahkan himbauannya serta perjanjian hanya 4 pemilik saja.

"Kita berharap, menjelang ramadhan para pengusaha warung remang-remang yang ada di Dusun DS bisa segera membongkarnya. Kita juga meminta kepada Satpol PP dan pihak kepolisian untuk menindak kafe ini," imbuhnya, Rabu (9/5/2018).

Baca: Tak Kapok! Keiko Pernah Dipenjara Karena Punya 2 Ribu PSK,  Kini Ditangkap Lagi Kasus Prostitusi

Sementara, Kasatpol PP dan Pemdam Kebakaran Rohul, Andiyanto, mengaku, anggota sudah turun bersama Upika Ujung Batu, dan Bupati juga sudah membuat surat edaran yang intinya untuk menutup kafe dan tempat maksiat di DS.

Dirinya mengaku komit dalam memberantas pekat dan tempat tempat maksiat bila memang adanya permintaan dari Camat setempat, serta intruksi Bupati Rohul.

"Kami komitmen, dalam memberantas pekat, termasuk permasalahan di DS dengan maraknya kafe dan warung remang-remang. Kita bersama desa, dan Upika serta TNI dan Polri, juga sudah turun melakukan operasi agar pemilik menutup usaha mereka," terangnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, terkait surat edaran Bupati Rohul, H Sukiman, pihaknya akan segera menyampaikannya ke pemilik kafe dan tempat maksiat.

Baca: Awalnya Dikira Hanya Sesuatu di Atas Batu, Setelah Diteliti, Wow, Benda Ini Usianya 475 Juta Tahun,

"Kita upayakan dalam beberapa hari kedepan ini surat edaran Bupati terkait Pekat akan kita bagikan, dimana isi surat secara umum agar pengusaha hiburan menutup seluruh kegiatan usaha kafe, biliar dan warung warung. Bahkan saat ini, yang jadi prioritas penutupan kafe dan tempat maksiat di Desa I dan Sukadamai. Apalagi Camatnya sudah menyampaikan untuk penutupan permanan lokasi kafe dan tempat maksiat," imbuhnya.

Diakuinya, surat edaran tersebut merupakan peringatan, jika masih beroprasi juga akan dilakukan tindakan dengan menyita peralatan kafe.

"Dan bila juga tidak diindahkan maka kita ajukan ke hukum. Kemudian mana yang sudah fatal itu jadi target kita untuk ditutup," imbuhnya.

Baca: Ledakan Meriam Lelo di Kampar, 1 Orang Tewas, Ini Nama Korban Sesuai Keterangan Resmi Polda Riau

Andi mengaku, bahwa ada keingian pihak Desa dan perangkatnya termasuk masyarakat ke satpol PP dan Pemdam Kebakaran Rohul, untuk menutup seluruh usaha kafe dan tempat maksiat baik di Desa Sukadamai dan Desa I, sebelum Ramadhan. Bahkan, keinginan masyarakat Sukadamai agar usaha tersebut ditutup selamanya.

"Kita akan liat kedepan jika tidak dindakan akan kita ambil tindakan tegas," pungkasnya.(*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help