Rokan Hulu

37 Kuliner Khas di Negeri Seribu Suluk Siap Dikembangkan Disparbud Rohul

Disparbud Rohul, saat ini tak hanya fokus menata serta promosikan destinasi pariwisata ke regional juga nasional, namun hingga internasional.

37 Kuliner Khas di Negeri Seribu Suluk Siap Dikembangkan Disparbud Rohul
Dony
Dinas Pariwisata (Dispar) Riau bekerjasama dengan Disparbud Rokan Hulu (Rohul) menggelar kegiatan Riau Food Festival. 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rokan Hulu (Rohul), saat ini tidak hanya fokus menata serta promosikan destinasi pariwisata dan budaya di Negeri Seribu Suluk ke regional juga nasional, namun hingga internasional.

Kepala Disparbud Rohul, Yusmar mengungkapkan, kuliner Khas Rohul memiliki potensi untuk dikembangkan sehingga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Rohul, bagi pengunjung wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di Rohul.

"Dari inventarisir yang sudah kita lakukan, ada sekitar 37 jenis kuliner khas Rohul yang bisa dikembangkan serta dijadikan buah tangan atau oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Rohul," katanya, Kamis (10/5/2018), pada Tribunrohul.com.

Ia menambahkan, sejauh ini baru dikenal salah satunya kuliner di Rohul kokek asam durian.

Baca: Kejari Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Kesehatan, Operasi Katarak, Serta Sunatan Masal Gratis

Sedangkan untuk gula enau atau gula aren, madu Sialang dan lainnya saat ini masih dicari oleh para wisatawan yang datang ke Rohul.

"Kita akan berkoordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rohul, bagaimana gula enau tidak hanya dijual dalam bentuk kemasan, namun justru dari gula enau bisa diolah berbagai penganan, baik itu dijadikan permen serta jenis lainnya," imbuhnya.

Yusmar menjelaskan, Bupati Rohul, H. Sukiman serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul, Hj. Peni Herawati, sangat mendukung pengembangan kuliner khas Rohul, yang nantinya bisa jadi magnet bagi masyarakat luar Rohul saat berkunjung ke objek wisata Rohul.

"Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung terutama ke objek wisata religi seperti Islamic Center Pasir Pangaraian, maka kuliner khas Rohul sudah sepantasnya kita kenalkan. Ini harus kita gunakan, dan kesempatan harus kita ambil," terangnya.

Baca: Tewas Saat Kerusuhan Mako Brimob Jelang Ulang Tahun, Ini Pesan Terakhir Briptu Wahyu

Lebih lanjut diterangkannya, ‎belum lama ini pihak Dinas Pariwisata Provinsi Riau juga menggelar kegiatan di Rohul yang bernama Riau Food Festival yang digelar pada Kamis (3/5/2018), hingga Sabtu (5/5/2018) lalu, dengan peserta dari berbagai instasi termasuk PKK.

Dirinya berharap dengan telah dilaksanakannya kegiatan Riau Food Festival di Rohul, para peserta memiliki bekal dalam mengembangkan kuliner khas Rohul, yang bisa meningkatkan perekonomian Rohul.

"Kita berharap para peserta yang telah mengikuti Riau Food Festival ini bisa memberikan semangat dan ide yang didapat dalam mengembangkan kuliner di Rohul ini, sehingga bisa menambah daya tarik Rohul," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help