Sumatra Barat

66 Jam Hilang Kontak, KM Harapan Bersama Ditemukan Selamat di Dekat Pulau Pandan

KM Harapan Bersama yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai sejak Senin (7/5/2018).

66 Jam Hilang Kontak, KM Harapan Bersama Ditemukan Selamat di Dekat Pulau Pandan
Istimewa
Tim gabungan dari Polda Sumbar dan Basarnas akhirnya berhasil menemukan kapal KM Harapan Bersama yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai sejak Senin (7/5/2018). 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tim gabungan dari Polda Sumbar dan Basarnas akhirnya berhasil menemukan kapal KM Harapan Bersama yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai sejak Senin (7/5/2018).

Kapal pengangkut kopra dan manau itu ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (10/5/2018) pagi sekitar pukul 08.00 WIB di dekat Pulau Pandan, tepatnya 23 MM dari pulau tersebut, atau so tiik kordinat 01°04'370" S 99°45'655" E.

Kepala Kantor SAR Kabupaten Kepulauan Mentawai, Akmal yang dihubungi mengatakan, kapal tersebut hilang kontak karena mesin tersebut mati setelah dua jam berangkat dari Dermaga Meilepet, Kecamatan Kepulauan Siberut Selatan, sehingga tidak bisa berlayar.

"Sebelum ditemukan, kapal tersebut diperkirakan terombang-ambing di laut sekitar 66 jam di dekat Pulau Pandang. ABK bersama kapten kapal saat ditemukan dalam kondisi sehat walafiat," kata Akmal kepada tribunpadang.com saat dihubungi dari Padang, Kamis sore.

Baca: Berat Badan Sri Wahyuni Siregar Naik 3 Kilogram, Namun Belum Jelas Diagnosa Penyakitnya

Dijelaskannya, kapal KM Harapan Bersama itu bersama tujuh ABK, termasuk kapten kapal ditenukan dalam kondisi selamat oleh kapal KM Mentawai Indah. Kemudian satu jam setelah ditemuman, kapal itu langsung dievakuasi menuju Dermaga Muara Padang.

Baca: Antisipasi Pengalaman Buruk, Dewan Wanti-wanti Pemko Pekanbaru Soal Takjil Bulan Puasa

KM Ramawijaya 2240 dan KM Yudhistira 227 milik Basarnas yang diturunkan, kata dia, sudah bergabung dengan KM Mentawai Indah untuk membantu proses evakuasi. Kemudian, Basarnas juga mengerahkan KM Eva untuk menderek kapal tersebut ke Dermaga Muaro Padang.

"Kecepatan KM Eva ini untul menderek kapal tersebut bisa membuka kecepatan 4 knot. Jadi untuk mendorongnya ke Dermaga Muaro Padang, diperkirakan butuh waktu sekitar 9 jam perjalanan, karena jarak lokasi penemuan dari Dermaga Padang ada sekitar 37 notical mil. Jadi sekitar pukul 18.00 WIB kapal tersebut sampai Padang," ujarnya.(*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help