Rokan Hulu

DPRD Rohul Ini Minta Perusahaan Angkutan Beroperasi di Rohul Pakai Plat BM, Ini Alasannya

Anggota DPRD Rohul Nono Patria Pratama ‎meminta seluruh Perusahaan di Rohul memindahkanya ke plat BM serta dilengkapi Amdal Lalu lintas.

DPRD Rohul Ini Minta Perusahaan Angkutan Beroperasi di Rohul Pakai Plat BM, Ini Alasannya
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Rokan Hulu (Rohul), Nono Patria Pratama 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Rokan Hulu (Rohul), Nono Patria Pratama ‎meminta seluruh Perusahaan di kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang mobil angkutannya masih bernomor plat non BM agar memindahkanya ke plat BM serta dilengkapi Amdal Lalu lintas.

Dirinya mengaku, melihat fakta di lapangan, bebasnya mobil-mobil angkutan dengan over kapasitas tonase Jalan Lintas Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan di wilayah Rokan Hulu, Riau menjadi rusak.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Rohul ini, mobil angkutan Non BM ini mengangkut berbagai hasil bisnis para pengusaha besar seperti Crude Palm Oil (CPO), Inti (Kernel), Cangkang dengan menggunakan kendaraan bermuatan 25-35 ton dengan nomor plat kendaraan BK (Sumatera Utara) dan Plat Provinsi lainnya di Indonesia.

"Terkait pengangkutan muatan diatas rata-rata kapasitas beban yang di tanggung jalintas di Rokan Hulu ini, serta pajaknya bukan di Rokan Hulu namun Rokan Hulu yang menanggung biaya perbaikan jalan yang rusak, inikan tidak adil," katanya pada Tribunrohul.com, Kamis (10/5/2018).

Baca: Dishub Tak Kunjung Perbaiki JPO, Dewan: Jangan Tunggu Makan Korban, Dana CSR-kan Bisa

Ketua Fraksi Partai Golkar Rohul ini menjelaskan, Bahkan mobil angkutan itu, mengangkut Tandan Buah Segar Kelapa Sawit (TBS) dari Ram atau dari timbangan agen yang miliki PB ke Pabrik Kelapa Sawit antar kecamatan dan Desa.

Diakuinya, memang di Kabupaten Rohul ini selain ada puluhan PKS Kelapa Sawit dan Kaya dengan perkebunan Kelapa sawit baik perorangan, Koperasi, KUD dan PT.

Ia mengaku, dari Komisi IV DPRD Rohul yang membidangi Perhubungan ini, meminta Pemprov Riau dan Pemkab Rohul membuat Aturan atau Perda yang jelas dan tegas yang tidak bertetangan dengan peraturan pemerintah yang sudah ada.

dengan adanya perda, tambahnya, angkutan tonase besar ini tidak asal angkut muatannya dari Rohul di bawa ke luar daerah, dan begitu juga diwilayah Rohul dan Jalintas terselamatkan dari kerusakan parah akibat tonase yang tidak sesuai kapasitas jalintas kelas 3 ini.

Baca: Terkuak Alasan Dewi Perssik Cerai dari Aldi Taher, Kan Waktu Itu Dijadikan Taruhan

Nono memberi contoh, separti di Kalimantan Timur dan Sumatera Selatan Pengusaha atau Perusahaan Mobil angkutannya melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah setempatnya, sehingga seluruh aktivitas mobil anggkutan muatan besar itu terawasi dan peduli dengan kerusasakan jalan disana.

"Untuk itu, kita mendorong Pemprov Riau dan Pemkab Rohul melakukan kajian tentang mobil angkutan non BM ini, dan Perusahaan mobil juga kita minta menggunakan Amdal Lalulintas dan tidak mengangkut diatas kapasitas tonase jalan di Rokan Hulu,"tegasnya.

Baca: Tiba-tiba Mahasiswi Ini Lepas Pakaian Saat Presentasi Thesis, Hadirin Melongo, Ini yang Terjadi

Lebih lanjut dijelaskanya, Inti dan Cangkang dari PKS PT. KAS yang belum lama ini menjadi pembicaraan hingga dilakukan penertiban dari Petugas Gabungan Dishub, Polri dan TNI di Rohul, karena tonase anggkutannya tidak sesuai kapasitas jalan di Rohul dan melawati jalan ibu Kota, padahal PT KAS itukan beralamat di Desa Papaso Sumatera Utara namun anggkutannya lewat di ibu Kota Rohul.

Untuk itulah Komisi IV DPRD Rohul, meminta perhatian pengusaha dan ketegas Pemerintah, Baik Rohul maupun Pemprov riau, karena Rohul daerah perbatasan Provinsi Sumut, Sumbar dan Kebudayaan Kampar, Rohil di Riau, sehingga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rohul.

"Kalau aturannya sudah dibuat. Tentunya Kabupaten Rohul menjadi inisiator di Riau terkait mobil anggkutan ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help