Indragiri Hulu

Lurah Pematang Reba Berharap Ada Penambahan Tong Sampah di Lingkungan Pematang Reba

Jumlah tong sampah di sekitar Kelurahan Pematang Reba dinilai masih kurang. Hal ini disampaikan oleh Lurah Pematang Reba

Lurah Pematang Reba Berharap Ada Penambahan Tong Sampah di Lingkungan Pematang Reba
TribunPekanbaru/GuruhBudiWibowo
ilustrasi tong sampah 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Jumlah tong sampah di sekitar Kelurahan Pematang Reba dinilai masih kurang. Hal ini disampaikan oleh Lurah Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Inhu, Wawan.

Kata Wawan, jumlah tong sampah itu perlu ditambah.

Baca: Partai Perebutan Juara Tiga antara Kuda Laut Lawan Swadaya Berlangsung Seru

Baca: Masyarakat Diminta Ikut Terlibat Menjaga dan Melaporkan Pengrusakan Cagar Budaya

Baca: 66 Jam Hilang Kontak, KM Harapan Bersama Ditemukan Selamat di Dekat Pulau Pandan

"Jumlah tong sampah di Kelurahan Pematang Reba harus ditambah, karena jumlahnya masih sedikit," katanya kepada tribunpekanbaru.com beberapa waktu lalu.

Padahal di Kelurahan Pematang Reba terdapat kantor Bupati dan komplek perkantoran Pemkab Inhu. Penambahan tong sampah itu juga diharapkan bisa membantu warga.

Pasalnya dengan jumlah tong sampah yang kurang saat ini juga menyulitkan warga untuk membuang tong sampah. "Warga harus jauh untuk mencari tong sampah," katanya.

Sementara itu dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Wawan menghimbau warganya agar melakukan gotong royong membersihkan lingkungan. Himbauan itu disampaikannya baik lewat lisan maupun tulisan yang ditujukan kepada Ketua RT dan Ketua RW yang ada di Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Inhu.

"Himbauan itu sudah sampaikan sepuluh hari lalu, namun tampaknya hanya sebagian RT yang mengindahkan. Sementara sebagian lagi banyak yang tidak perduli," katanya. Padahal menurutnya menjaga kebersihan sebelum Bukan Suci Ramadhan itu penting.

Selain menjaga kebersihan, aksi gotong royong juga dilakukan dalam rangka mencegah banjir. Sehingga tidak ada sampah yang menyumbat saluran drainase

Selain itu dirinya menjelaskan beberapa hari lalu, dirinya dan sejumlah warga berinisiatif membuat drainase di sekitar bundaran patin. Sebab menurutnya selama ini di lokasi itu tidak ada drainase sehingga air sering meluap.

"Kemarin hampir berkelahi orang karena itu, makanya saya dan beberapa warga lainnya berinisiatif membeli pipa dan membuatkan drainase," katanya.

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help