Inhil

Masyarakat Inhil Bubuhkan Tanda Tangan dan Karangan Bunga untuk Polri.

Masyarakat ramai - ramai membubuhkan tanda tangan di tempat yang sudah disediakan di Car Free Day di Jalan Swarna Bumi, Tembilahan

Masyarakat Inhil Bubuhkan Tanda Tangan dan Karangan Bunga untuk Polri.
fadhli
Tanda tangan dan karangan bunga sebagai bentuk dukungan dan belasungkawa terhadap Polri yang kehilangan personil terbaiknya dalam peristiwa Mako Brimob.Polres Inhil. 

Laporan Reporter Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Duka cita yang mendalam masyarakat Tembilahan dan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) atas gugurnya 6 orang Bhayangkara Terbaik Polri saat menjalankan tugas di Mako Brimob.

Masyarakat yang datang berolah raga, baik itu perorangan dan yang tergabung dalam komunitas, ramai - ramai membubuhkan tanda tangan di tempat yang sudah disediakan oleh Polres Inhil di Car Free Day di Jalan Swarna Bumi, Tembilahan, Minggu (13/5/2018) pagi.

Wakapolres Inhil Ari Kartika Bhakti, S.I.K didamping Kasat Lantas AKP Aninditha Rizal, S.H., S.I.K., mewakili Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H menuturkan, Kegiatan ini adalah sebagai pernyataan memberantas terorisme di Bumi Pertiwi tercinta ini.

Baca: Geledah Rutan, Petugas Mendapati Handphone dan Barang-barang Berbahaya Ini

“Terima kasih atas suport yang diberikan masyarakat Inhil. Kami bersama masyarakat, akan terus berbuat dan berjuang, demi NKRI tercinta,” tegas Wakapolres.

Sementara itu, seorang peserta aksi, Denny Delma dalam pernyataan sikapnya, menyatakan ikut berlangsungkawa atas gugurnya 6 orang anggota Polri tersebut.

“Masyarakat bersama Polri dan Kami tidak takut,” tegasnya.

Selain tanda tangan, peserta aksi juga meletakan berbagai karangan bunga, di bawah papan tanda tangan.

Gelar Shalat Gaib

Sebelumnya, Jum’at (11/4/2018), masyarakat Kabupaten Inhil juga menggelar shalat Ghaib usai pelaksanaan Shalat Jumat di berbagai Masjid di Ibukota Kabupaten dan Kota Kecamatan di Negeri Hamparan Kepala Dunia ini.

Penyelenggaraan shalat adalah sebagai bentuk dukungan moril dari masyarakat di Negeri Seribu Parit kepada institusi Polri dalam memberantas pelaku dan kegiatan teroris di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca: Dua Tahun Hanya Pegang Suket, Feri Khawatri tak Punya Hak Pilih

Lebih lanjut Kasat Binmas Polres Inhil AKP Alakdin menuturkan, atas berbagai ungkapan simpati dan empati masyarakat, Kapolres mengucapkan terima kasih dan penghargaannya.

“Polri, dalam hal ini Polres Inhil bersama Penegak Hukum dan Aparatur Negara lain, akan terus berjuang menegakan hukum, untuk memberantas pelaku dan upaya teror, sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, apapun resiko yang harus dihadapi,” tutur Kasat mewakili apolres Inhil AKBP Christian Rony, S.I.K., M.H.

Baca: Kapolri: Ledakan Bom di Tiga Gereja di Surabaya Dipicu Kerusuhan di Mako Brimob

Atas kejadian gugurnya personel Polri dalam rusuh di Mako Brimob, Mapolres Inhil dan Polsek Jajaran, sebagaimana Kesatuan Polri yang lain di seluruh Indonesia menaikkan Bendera Merah setengah tiang, sebagai penghormatan kepada anggotanya, yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk kejayaan negeri.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help