Ledakan Bom di Gereja Surabaya

Pascateror Bom di Surabaya, Polres Bengkalis Gelar Pengamanan Maksimal di Seluruh Gereja

Pengamanan dilakukan dengan bekerjasama bersama pihak pengamanan internal gereja yang ada di Bengkalis.

Pascateror Bom di Surabaya, Polres Bengkalis Gelar Pengamanan Maksimal di Seluruh Gereja
natsir
Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto 

Laporan wartawan Tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Pasca ledakan bom di Surabaya, Jajaran Polres Bengkalis melakukan pengamanan maksimal di sejumlah tempat ibadah di kabupaten Bengkalis.

Pengamanan dilakukan dengan bekerjasama bersama pihak pengamanan internal gereja yang ada di Bengkalis.

Hal ini diungkap Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto kepada Tribunbengkalis.com, Minggu (13/5/2018) Siang.

Baca: Banyak Tubuh Tergeletak di Gereja Santa Maria, Mobil Ambulans Terus Berdatangan Angkut Korban

Menurut Kapolres, personil Polres maupun masing masing Polsek di Bengkalis disiagakan di masing masing Gereja yang ada di setiap kecamatan.

"Kita turunkan personil baik Polres maupun Polsek untuk melaksanakan pengamanan gereja di wilayah Bengkalis bekerja sama dengan tim pengamanan internal gereja yang ada," terang Kapolres.

Menurut Yusuf, tim pengamanan internal gereja bisa mengenal jemaahnya masing-masing.

Apabila ada orang yang tidak dikenal pihaknya akan melakukan pemeriksaan identitas maupun barang bawaannya.

Baca: Ledakan Terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Surabaya

Lanjut Kapolres jumlah gereja di Bengkalis sebanyak 112 gereja, semuanya dilakukan pengamanan maksimal.

Terutama di wilayah Polsek Pinggir karena jumlah gereja terbanyak ada di sana.

"Untuk pinggir merupakan wilayah gereja terbanyak. Lebih kurang ada 45 gereja di sana. Kita melakukan pengamanan maksimal di sana," tambah Kapolres.

Selain tempat ibadah, pengaman juga dilakukan di objek vital yang ada.

Baca: Ledakan Bom di Gereja Surabaya, Berikut 5 Fakta Hingga Pukul 10.12 WIB

"Untuk objek vital tetap kita lakukan pengaman seperti biasa, antaranya Chevron kita melakukan Pam seperti biasanya," tandas Yusuf Rahmanto. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help