Dumai

Polres Dumai Pertebal Pengamanan pada Objek Keramaian Aktifitas Masyarakat

Terkait adanya peristiwa bom bunuh diri di Surabaya,Polres Dumai lakukan penebalan pengamanan. Tujuannya untuk memberikan rasa aman

Polres Dumai Pertebal Pengamanan pada Objek Keramaian Aktifitas Masyarakat
Tribunrohul.com/Donny Kusuma Putra
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat melakukan ibadah bagi pemeluk agama Nasrani, Polres Rohul telah menyebarkan anggota untuk melakukan pengamanan di seluruh gereja, Minggu (13/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAIKOTA - Kapolres Dumai, AKBP Restika PN mengimbau masyarakat tidak panik pasca serangkaian teror bom, Minggu (13/5/2018) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Ia menyebut aparat dari Polres Dumai meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi yang ada.

Mereka melakukan penebalan personel pengamanan aktifitas gereja yang ada di Dumai.

Pihak kepolisian juga mengawal pawai ta'aruf dan tablign akbar jelang Ramadhan 1438 yang berlangsung hari ini.

Baca: Pelaku Bom di Gereja Surabaya Seorang Wanita dan 2 Anaknya, Pasang Bom di Tubuhnya 

"Kita memang lakukan penebalan pengamanan. Sebab ada sejumlah kegiatan akhir pekan ini," papar Restika kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu sore.

Mantan Kapolres Rokan Hilir menyebut pengamanan fokus pada sejumlah kegiatan berlangsung akhir pekan ini.

Polisi berupaya untuk tetap memberikan kenyamanan kepada masyarakat dengan menambah personel pengamanan.

Ia berharap masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa.

Restika berpesan agar masyarakat tetap melaksanakan kegiatan masing-masing.

Ia mengimbau agar masyarakat melapor bila menemukan hal mencurigakan. Di antaranya melihat orang yg tak dikenal berada di lingkungan masyarakat.

Baca: Dua Tahun Hanya Pegang Suket, Feri Khawatri tak Punya Hak Pilih

"Jadi sebaiknya segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat," pesannya.

Serangan bom terjadi di tiga gereja Kota Surabaya secara mengejutkan pada Minggu pagi. Ledakan terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, GKI dan Gereja Pantekosta. Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan bom ini terus bertambah.(fer)

Penulis: Fernando
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help