Dumai

Disperindag Dumai Sebut Sudah Tradisi Harga Naik Jelang Ramadan, Begini Soal Pasokan

Pihak Dinas Perdagangan Kota Dumai menilai kenaikan harga belum terpengaruh pasokan bahan pangan yang masih aman.

Disperindag Dumai Sebut Sudah Tradisi Harga Naik Jelang Ramadan, Begini Soal Pasokan
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Seorang pedagang di Pasar Bunda Sri Mersing tampak menata cabai merah di pasar tradisional tersebut. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAITIMUR - Pihak Dinas Perdagangan Kota Dumai menilai kenaikan harga belum terpengaruh pasokan bahan pangan yang masih aman.

Mereka menyebut bahwa kenaikan harga jelang Ramadan jadi tradisi para pedagang.

Sejumlah pedagang memanfaatkannya karena permintaan komoditi pangan meningkat saat bulan puasa.

Baca: Sambut Ramadan, RPPM Rohul Gelar SIlaturrahmi dan Santuni Anak Yatim

Kenaikan harga di sejumlah pasar tradisional Kota Dumai saat ini masih wajar.

"Harga naik saat mendekati bulan puasa seolah tradisi. Pedagang sudah biasa naikkan mendekati hari puasa," terang Kepala Dinas Perdagangan Dumai, Zulkarnain kepada Tribundumai.com, Senin (14/5/2018).

Menurutnya, ada tim dinas yang turun ke pasar setiap pekan.

Mereka memantau gejolak harga di pasar tradisional.  

Mereka juga mendata pasokan bahan pokok jelang Bulan Puasa.

Baca: Peletakan Batu Pertama Gedung RSUD Indrasa Inhui, Yopi Targetkan Selesai Akhir Desember

Tim ini melihat langsung gejolak harga komoditi pangan tiga setiap epekan.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help