bengkalis

JCH Kabupaten Bengkalis Mulai di Vaksinasi Sebelum Keberangkatan Haji

Dinkes Bengkalis melakukan vaksinasi miningitis dan influeanza kepada jamaah calon haji (JCH) Bengkalis.

JCH Kabupaten Bengkalis Mulai di Vaksinasi Sebelum Keberangkatan Haji
natsir
Vaksinasi miningitis dan influeanza kepada jamaah calon haji (JCH) Bengkalis oleh Dinas Kesehatan Bengkalis. 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkalis melakukan vaksinasi miningitis dan influeanza kepada jamaah calon haji (JCH) Bengkalis. Vaksinasi ini diberikan secara bergiliran setiap kecamatan.

Hal ini diungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Supardi kepada awak media, Selasa (15/5) pagi. Menurut dia, untuk vaksinasi JCH asal kecamatan Pinggir dan Kecamatan Talang Mandau dilaksanakan di UPT Puskesmas Sebangga Pinggir. Pelaksanaan vaksinasinya dilaksanakan tanggal 12 Mei 2018 kemarin.

Baca: Ratusan Kilogram Bawang Merah dan Beras Asal Malaysia Dimusnahkan

“Selanjutnya pada tanggal 13 Mei 2018 juga telah kita telah vaksinasi terhadap JCH asal Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan di UPT Puskesmas Duri,” jelas supardi

Sementara untuk hari ini dijadwalkan untuk melakukan vaksinasi JCH asal Kecamatan Bukit Batu, Bandar Laksamana dan Siak Kecil, di UPT Puskesmas Sungai Pakning. Kemudian, pada tanggal 16 Mei besok vaksinasi bagi JCH dari Kecamatan Bantan.

"Sedangkan untuk JCH Kecamatan Bengkalis dijadwalkan setelah hari raya Idul Fitri bersama JCH asal Rupat," pungkas Supardi.

Supardi mengungkapkan, dengan pemeriksaan kesehatan yang lengkap serta pemberian vaksinasi meningitis dan Influenza, diharapkan seluruh JCH yang berasal dari Kabupaten Bengkalis bisa melaksanakan seluruh proses ibadah haji dari mulai berangkat hingga kembali ke tanah air dengan sehat.

Baca: Didemo Massa Gemmpar Terkait Penolakan HGU PT TSUM di Kuala Kampar, Ini Jawaban BPN

“Setelah kita lakukan berbagai pengecekan kesehatan dan vaksinasi, JCH akan mendapatkan sertifikat yang menyatakan bahwa mereka telah mendapat vaksin meningitis menjadi syarat bagi JCH untuk mendapatkan visa,” tambahnya.

Supardi mengaskan, vaksin meningitis meningokokus yang merupakan vaksin kuadrivalen (ACYW) dengan sediaan polisakarida telah memenuhi persyaratan teknis dan persyaratan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Jadi jamaah tidak perlu khawatir

Selain kewajiban atas pemberian vaksinasi meningitis, lanjut Supardi, Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga menyarankan Jemaah Calon Haji untuk mendapatkan vaksinasi influenza sebelum berangkat. “Influenza adalah penyakit umum yang bisa dengan mudah diobati. Namun ada beberapa jenis influenza yang parah dan bahkan bisa menyebabkan kematian, misalnya flu burung dan flu babi. Maka dari itu, Jamaah juga bisa melakukan vaksinasi influenza untuk mencegah penyakit tersebut,” tuturnya.

Supardi menyebutkan bahwa Pemerintah Arab Saudi merekomendasikan orang-orang yang akan berangkat haji atau umroh untuk mendapatkan vaksin influenza, terutama bagi mereka yang berisiko cukup tinggi tertular virus influenza.

“Seperti ibu hamil, balita, orang lanjut usia, dan orang-orang dengan penyakit tertentu misalnya HIV/AIDS, asma, dan penyakit jantung kronis atau penyakit pada paru-paru,” tambahnya.

Baca: Seorang Karyawan BUMN di Pekanbaru Disebut Jadi Pemodal Terduga Teroris

Plt Kepala Dinas Kesehatan ini juga memaparkan bahwa para pekerja kesehatan juga perlu untuk mendapatkan vaksin. Namun, karena sifatnya hanya rekomendasi, alias tidak wajib, semua orang termasuk jamaah haji dari Indonesia bisa tetap masuk ke Arab Saudi tanpa mendapatkan vaksin ini.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help