Mapolda Riau Diserang

Gara-Gara Penyerangan Terduga Teroris di Mapolda Riau, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

Padahal kata Ismet, sehari jelang masuk bulan puasa ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh pedagang.

Gara-Gara Penyerangan Terduga Teroris di Mapolda Riau, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
ILUSTRASI - Warga memilih perlengkapan muslim di Plaza Sukaramai, Pekanbaru, Senin (7/5/2018). Menurut para pedagang, menjelang masuknya Bulan Ramadhan, penjualan perlengkapan muslim, seperti jilbab, baju muslim, sarung dan lainnya mulai mengalami peningkatan. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aksi penyerangan ke Mapolda Riau yang diduga dilakukan ole kawanan, Rabu (16/5/2018) pagi membuat perekomian di Pekanbaru lumpuh. Sejumlah pedagang di pusat perbelanjaan di Pekanbaru mengeluhkan sepinya pembeli.

"Dampaknya luar biasa sekali. Biasa di pasar ini selalu ramai di kunjungi pembeli. Hari ini betul-betul sepi," kata Ismet salah seorang pedagang di Pasar Sukaramai, Jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu (16/5/2018), pada Tribunpekanbaru.com.

Padahal kata Ismet, sehari jelang masuk bulan puasa ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh pedagang.

Baca: Ipda Auzar Baru Selesai Salat Duha Saat Ditabrak Terduga Teroris, Begini Keseharian Sang Guru Ngaji

Baca: Wakapolri Sedih Ingat Pesan Mengharukan Terakhir Aipda Auzar Sebelum Diserang Teroris, Ini Bunyinya

Sebab biasa, sehari sebelum puasa banyak warga yang berbelanjan pakaian muslim, kain sarung atau mukena untuk kebutuhan ibadah selama puasa.

"Tapi hari ini, gara-gara ada teroris jualan kita betul-betul sepi. Tidak ada pembeli yang datang ke pasar ini. Beda dengan hari-hari biasanya. Mungkin masyarakat pada takut keluar rumah," katanya.

Baca: Tangis Haru Warnai Pemakaman Ipda Auzar, Wakapolri Langsung Hadir di TPU Mayang Sari

Baca: Ini Identitas 4 Terduga Teroris yang yang Tewas Setelah Serang Mapolda Riau

Pedagang berharap situasi ini bisa kondisif kembali. Sehingga penjualan mereka bisa berjalan seperti biasanya. Tanpa harus dihantui rasa takut.

"Kami berharap polisi segara menangkap pelaku teroris lainya, dan segera mengumumkan ke masyarakat bahwa kota Pekanbaru dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat tidak takut keluar rumah dan berbelanja ke pasar," pungkasnya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help