Mapolda Riau Diserang

Perketat Pemeriksaan di Pintu Utama Mapolres Dumai, Pengunjung Jalani Pemeriksaan Tubuh

Pengunjung yang hendak masuk mapolres harus melalui proses pemeriksaan barang bawaan.

Perketat Pemeriksaan di Pintu Utama Mapolres Dumai, Pengunjung Jalani Pemeriksaan Tubuh
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Pihak Polres Dumai memperketat pemeriksaan di Mapolres Dumai, Rabu (16/5/2018). Pasca aksi teror di Mapolda Riau. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAI- Pihak Polres Dumai kembali memperketat pemeriksaan di pintu utama Mapolres Dumai, Jalan Jendral Sudirman, Kota Dumai, Rabu (16/5/2018).

Pengunjung yang hendak masuk mapolres harus melalui proses pemeriksaan barang bawaan.

Mereka juga menjalani pemeriksaan tubuh.

Para personel dengan senjata lengkap juga berjaga di pintu depan.

Kapolres Dumai, AKBP Restika PN memastikan situasi di Mapolres Dumai masih aman.

Pihak kepolisian saat ini mengaku tetap waspada pasca penyerangan di Mapolda Riau.

Baca: Kopassus Ikut Buru Kelompok Teroris Pascaserangan di Surabaya dan Riau

Baca: Ada 3 Pasar Ramadan Buka di Dumai Selama Puasa, Catat Lokasinya

Baca: Maklumat Bersama Pemprov Riau dan Instansi Pascainsiden Penyerangan Mapolda Riau

Baca: Narapidana Teroris Abu Bakar Baasyir Tanggapi Insiden Bom di Surabaya dan Sidoarjo, Bikin Adem

"Situasi di Dumai saat ini kondusif, tapi kita tetap waspada. Guna mengantisipasi gangguan di Kota Dumai," terang Restika, Rabu.

Mantan Kapolres Siak ini mengatakan bahwa Polres Dumai dan jajaran siaga satu.

Mereka meningkatkan pengamanan Mapolres Dumai di Jalan Jendral Sudirman.

Mereka juga meningkatkan pengamanan di asrama yang masih satu areal dengan mapolres.

"Pengamana juga kita tingkatkan di setiap mapolsek," tegasnya.

Restika berpesan agar masyarakat tetap melaksanakan kegiatan masing-masing.

Ia mengimbau agar masyarakat melapor bila menemukan hal mencurigakan.

Di antaranya melihat orang yg tak dikenal berada di lingkungan masyarakat. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help