Ditemukan Tewas, Polisi Dikagetkan Jumlah Uang pada Kantong Plastik Pengemis Ini

Perempuan berusia 52 tahun itu juga mempunyai uang tabungan di bank sebanyak 1 juta pounds Lebanon atau sekitar Rp 9,3 juta.

Ditemukan Tewas, Polisi Dikagetkan Jumlah Uang pada Kantong Plastik Pengemis Ini
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM Seorang pengemis di Lebanon, Fatima Othman, ditemukan meninggal di dalam sebuah mobil tak terpakai.

Awalnya, polisi berpikir kasus ini hanya bagian dari tragisnya kemiskinan di Beirut.

Namun, mereka berubah pikiran ketika mengetahui Othman memiliki uang senilai 5 juta pounds Lebanon atau Rp 46 juta yang dimasukkan ke dalam lima kantong plastik.

Perempuan berusia 52 tahun itu juga mempunyai uang tabungan di bank sebanyak 1 juta pounds Lebanon atau sekitar Rp 9,3 juta.

Diwartakan Arab News, Rabu (16/5/2018), Othman ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Selasa (15/5/2018).

Menurut keterangan polisi, perempuan itu meninggal karena terkena serangan jantung.

Baca: Cara Membuat Nata De Coco di Rumah,Menu Segar dan Nikmat untuk Buka Puasa Nih

Baca: Foto Brigadir Polisi John Hendrik Dirawat Akibat Sabetan Pedang Saat Mapolda Riau Diserang

Baca: Hari Pertama Ramadan dan Pascaserangan di Mapolda Riau, Jalanan Sepi di Pekanbaru

Baca: Terus Lakukan Pengembangan Kapolri Sebut Penyerang Mapolda Riau Bukan Jaringan Lokal

Baca: Tito Pernah Suruh Teroris Bunuh Diri Agar Masuk Surga, Tapi Jawabannya Bikin Najwa Beristighfar

"Menemukan uang dan buku tabungannya menjadi hal yang sangat mengejutkan," kata Joseph Musallem, pejabat kepolisian setempat.

Othman dikenal sebagai pengemis di distrik Barbir, Beirut.

Sebuah foto yang menuai kekaguman menunjukkan seorang tentara memberikan minum kepadanya sebab dia dapat menggunakan tangan dan kakinya. Sang prajurit kemudian mendapat pujian oleh komandannya atas perbuatan belas kasih dan kemanusiaannya.

Namun, banyak pengguna media sosial mengejek foto itu karena mengetahui profesi pengemis di Barbir sangat menggiurkan.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help