Gali Potensi, Tim IKKON Kunjungi Siak

Tim Innovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) berkunjung ke Siak, Kamis (17/5/2018).

Gali Potensi, Tim IKKON Kunjungi Siak
mayonal
Tim IKKON dan Pemkab Siak berkunjung ke agrowisata Kecamatan Bungaraya, Kamis (17/5/2018). 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Tim Innovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) berkunjung ke Siak, Kamis (17/5/2018).

Kunjungi tersebut untuk mencermati potensi ekonomi kreatif dan wisata

Mentor tim IKKON Kabupaten Siak, Titik Indahyani menyebut potensi wisata di Kabupaten Siak sangat komplit. Ada wisata alam, wisata agro, dan wisata sejarah.

"Ketiga objek wisata ini jika disatukan menjadi paket wisata yang bisa ditawarkan kepada para pengunjung," kata dia. 

Baca: ACT Gelar Lomba Karya Jurnalistik Kemanusiaan, Ini Kategorinya

Selain itu, ia juga melihat potensi Sumber daya alam Siak cukup melimpah. Apalagi pihaknya menemukan material limbah alam yang belum tereksplorasi dengan optimal.

"Tentu ini bisa menjadi sumber material baru bagi produk ekonomi kreatif di Siak," kata dia. 

Titik menikai danau Zamrud dan sungai Siak yang sudah memiliki sarana dan prasarana untuk berwisata alam menjadi potensi besar bagi mada depan wisata Siak. Kedatangannya juga dimanfaatkan untuk melihat potensi pengrajin yang berada di wilayah terdekat dengan Siak yang ke depannya berpotensi untuk berkolaborasi dengan UMKM di Siak

Tim IKKON 2018 Siak memilih untuk melalui wisata susur sungai yang akan menjadi salah satu rencana unggulan bagi Siak. Dengan demikian, kondisi pelabuhan kapal di Riau dan Siak serta situasi di sepanjang sungai diharapkan dapat menjadi bagian dari pendukung pariwisata Siak khususnya wisata alam. 

Baca: Selain 2 Polisi yang Tembak Mati Empat Teroris di Polda Riau, 3 Personel Ini Juga Naik Pangkat

Secara umum, survey yang dilakukan Tim IKKON 2018 Siak meliputi area wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan. Dengan melakukan pengamatan di beberapa area wisata tersebut telah tergambarkan sementara kondisi potensi dan kendala terkait Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA) dan kearifan lokal di Siak.

"Selama 9 hari kita berada di Kabupaten Siak, kita melihat ada kelebihan dan ada kekurangan. Kendalanya dalam dari sisi Sumber Daya Manusia yang memerlukan bimbingan dan pendampingan serta pemberdayaan, namun itu menurut saya hanya masalah waktu saja. Namun secara umum tentang kondisi di Siak, telah menginspirasi tim IKKON untuk memperkaya, memodifikasi ataupun merevisi konsep rancangan yang telah disusun," kata Titik.

Sementara itu Direktur Edukasi Bekraf RI Poppy Savitri juga mengatakan, tim yang telah dikirim ke Siak Trip I  berjumlah 12 orang.  Pemaparan hasil akhir di hadapan Plt Bupati Siak Alfedri telah menguraikan dengan lebih detail dan fokus tentang setiap produk yang akan dihasilkan serta rencana usulan lanjutan setelah program IKKON berakhir.

Baca: Kesaksian Ryan, Ditabrak Mobil Teroris Hingga Terpental, Sempat Lari namun Tumbang dan Muntah Darah

"Hasil survey Pengembangan produk pada program IKKON menjadi hal yang sangat penting, karena kita akan melibatkan antar pemangku kepentingan, seperti komunitas lokal, pebisnis UMKM dan pemerintah. Kolaborasi ini dijalankan sebagai upaya kita untuk menghasilkan karya kreatif berkelanjutan yang menunjang pariwisata dan berdampak pada ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan  masyarakat Siak," kata dia.  

Dijelasakan Poppy, menurut rencana tim IKKON pada 5 Juli 2018 mendatang akan kembali melakukan Survey tahap II di Kabupaten Siak. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help