Mapolda Riau Diserang

Kesaksian Ryan, Ditabrak Mobil Teroris Hingga Terpental, Sempat Lari namun Tumbang dan Muntah Darah

Ryan Rahman, wartawan TV One yang menjadi korban dalam aksi penyerangan terduga teroris di Mapolda Riau Rabu (16/5/2018) bercerita. . .

Kesaksian Ryan, Ditabrak Mobil Teroris Hingga Terpental, Sempat Lari namun Tumbang dan Muntah Darah
Rizky
Ryan Rahman, wartawan TV One yang menjadi korban aksi teroris yang serang Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018). Ia ditabrak hingga terpental namun masih berusaha menyelamatkan diri 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Ryan Rahman, wartawan TV One yang menjadi korban dalam aksi penyerangan terduga teroris di Mapolda Riau Rabu (16/5/2018) kemarin, kini kondisinya berangsur membaik.

Saat disambangi Tribunpekanbaru.com di salah satu ruang perawatan di RS Bhayangkara Polda Riau, Kamis (17/5/2018) siang, Ryan tampak terbaring di tempat tidur.

Di bagian tangan kanannya terpasang selang infus.

Sementara itu, di bagian hidungnya juga dipasang selang oksigen.

Di bagian tubuh Ryan tampak beberapa luka dan memar.

Yang paling jelas adalah di bagian wajah, yakni di pipi kanan, kening, dan sedikit di pipi kiri.

Baca: VIDEO: Kejar dan Lumpuhkan Tiga Teroris, 2 Personil Polda Riau Terima Penghargaan Dari Kapolri

Badannya dibalut selimut motif garis-garis warna biru, putih, dan coklat.

Saat di ruangan itu, Ryan ditemani beberapa orang anggota keluarganya.

Kepada Tribunpekanbaru.com, Ryan menceritakan pengalamannya menyaksikan langsung detik-detik awal penyerangan terduga teroris ke Mapolda Riau.

Polisi bersenjata mengamankan penyerangan di Mapolda Riau Rabu (16/5/2018)
Polisi bersenjata mengamankan penyerangan di Mapolda Riau Rabu (16/5/2018) (TribunPekanbaru/DoddyVladimir)
Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help