Bengkalis

Kodim 0303 Bengkalis Siap Bantu Kepolisian Tangani Teroris

Pihaknya siaga sewaktu waktu di butuhkan pihak Kepolisian dalam melakukan pengamanan di wilayah Kodim Bengkalis.

Kodim 0303 Bengkalis Siap Bantu Kepolisian Tangani Teroris
Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan
Suasana penjagaan di sekitar Mapolda Riau usai penyerangan terduga teroris. 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Komando Distrik Militer (Kodim) 0303 Bengkalis ikut siaga pasca adanya penyerangan di Mapolda Riau Rabu pagi kemarin.

Hal ini diungkap Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Letkol Timmy Prasetyo Harmianto, kepada wartawan, Kamis (17/5/2018) pagi.

Menurut Timmy, pihaknya siaga sewaktu waktu di butuhkan pihak Kepolisian dalam melakukan pengamanan di wilayah Kodim Bengkalis.

Baca: Singgung Teror Bom Surabaya yang di Posting di Facebook, PNS dan Perawat Diciduk

Namun sejauh ini belum ada ditemukan indikasi terorisme di wilayah Kodim Bengkalis yang meliputi tiga kabupaten yakni Bengkalis, Siak dan Meranti.

"Sejauh ini di wilayah Bengkalis belum ada indikasi keberadaan teroris terdeteksi. Namun kita tidak akan lengah dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya paham terorisme ini," kata Dandim.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat tidak terpengaruh jika ada ajakan ajakan dari paham paham terorisme ini masuk.

"Setiap hari kita sosialisasi ke masyarakat agar mereka tidak terpengaruh ketika ada paham seperti ini masuk," terangnya.

Dandim Bengkalis menghimbau kepada masyarakat di wilayah Kodim Bengkalis untuk tetap tenang dan tidak takut terkait adanya ancaman teroris yang terjadi di Pekanbaru kemarin. Pihaknya TNI bersama Polri siap melindungi masyarakat.

Baca: Tak Banyak yang Tahu, Beginilah Sosok Kombes Rudy yang Lumpuhkan 3 Teroris di Mapolda Riau

"Namun kita minta kepada seluruh masyarakat Bengkalis untuk segera melaporkan ke kita ataupun pihak kepolisian jika didaerahnya masing masing ada aktifitas mencurigakan. Seperti ada orang asing masuk di wilayahnya, melakukan pertemuan lebih dari 24 jam," kata Timmy.

Menurut Dia, dengan adanya informasi seperti ini mempermudah kita untuk melakukan pendeteksian hal hal yang tidak diinginkan terjadi. "Informasi informasi seperti ini yang kita butuhkan dari masyarakat," tandasnya.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help