Pekanbaru

Pembagian e-KTP Program Nasional Gagal Hari Ini, Anggota DPRD Imbau Warga Bersabar

Terkait dengan penundaan pembagian e KTP, DPRD pekanbaru mengimbau masyarakat untuk bersabar. sebab keamanan lebih penting

Pembagian e-KTP Program Nasional Gagal Hari Ini, Anggota DPRD Imbau Warga Bersabar
Tribunpekanbaru/theorizky
Sejumlah warga memadati halaman parkir Hotel Furaya untuk mengurus Perekaman KTP elektronik, Senin (14/5/2018). Pelayanan perekaman KTP Elektronik ini dimulai pukul 08.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Sedangkan keesokan harinya Selasa (15/5/2018) pelayanan dibuka mulai pukul 08.30 WIB sampai 13.00 WIB. 

Laporan Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.com-PEKANBARU- Masyarakat Kota Pekanbaru kecewa, karena pembagian e-KTP yang sebelumnya sudah dicetak, saat launching program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) Kependudukan di Hotel Furaya Pekanbaru kemarin, batal diserahkan, Kamis (17/5/2018) hari ini.

Alasannya, karena gangguan keamanan, pasca serangan teroris di Mapolda Riau kemarin.

Baca: Pasar Ramadan di Rokan Hulu, Tawarkan Berbagai Macam Makanan Khas

Disdukcapil sudah mengagendakan membagikan e-KTP tersebut, usai Lebaran Idul Fitri mendatang.

Terkait hal ini, Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti SH MH mengatakan, bahwa masalah keamanan masyarakat sekarang yang paling terpenting dilakukan pemerintah.

"Bukan pengambilan di hari ini yang bermasalah. Dari informasi yang kita dapat, seharusnya sehari setiap masuk, kalau conect bisa dicetak. Ternyata itu hanya 100 lembar perhari yang bisa dicetak, karna hanya segitu yang conect. Kalau dibagikan selama 2 hari, berarti yang dibagikan hanya 200 lembar," paparnya.

Di satu sisi, lanjut Ida, pendaftar e-KTP ini mencapai ribuan orang. Karenanya, tidak mungkin untuk 200 lembar ini dibagikan.

Baca: Disdagperin Bengkalis Sediakan Pasar Ramadan, Tampung 120 Pedagang

Karena kondisi ini lah diambil kebijakan oleh pemerintah, untuk menyelesaikan semuanya sampai selesai Lebaran secara serentak.

Ida menjelaskan lagi, bahwa sistem yang sanggup untuk menampung data per harinya, hanya 100 orang.

Hal ini jelas sudah di luar jangkauan, karena sudah masuk ke sistem jaringan.

"Makanya masyarakat harus bersabar," katanya. Provinsi Riau salah satu provinsi, yang saat ini dijadwalkan mengadakan program pemerintah pusat, karena GISA merupakan program nasional. Riau sebagai tuan rumah dari pelaksaan program ini.

Baca: Guru PNS yang Diduga Teroris di Probolinggo Ajari Anak-anak Sekitarnya Memanah dan Menembak  

Ida mengharapkan, masyarakat jangan takut dan tidak mendapatkan e-KTP, jika sudah merekam data tidak juga selesai, maka dirinya yang pertama memperjuangkan, agar masyarakat mendapatkan e-KTP nya segera.

"Mudah-mudahan tidak ada masalah. Karena daerah kita ini akan menghadapi Pilgubri, maka jangan dikaitkan dengan politik, ini tidak ada urusan politik. Ini murni program nasional," sebutnya. (Saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help