Padang

Penyerangan Mapolda Riau oleh Terduga Teroris, Wagub Sumbar Minta Umat Islam Tak Resah

Ia pun menyebut bahwa pemerintah, percaya bahwa Polda Sumbar dan jajarannya, akan bekerja memberikan pengabdian yang terbaik.

Penyerangan Mapolda Riau oleh Terduga Teroris, Wagub Sumbar Minta Umat Islam Tak Resah
TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Pelaku penyerangan berusaha kabur usai melakukan penyerangan di markas Polda Riau Rabu (15/5/2018) 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, meminta agar umat Islam di Sumbar tetap tenang dan tidak perlu resah dengan beberapa peristiwa teror yang diduga dilakukan oleh teroris di Jatim dan Riau beberapa waktu lalu.

"Kita jangan resah, mari kita jalani saja ibadah puasa dengan baik, dan berserah diri kepada Allah SWT. Menurut hemat kami, Pak Kapolda Sumbar dan jajarannya tentu dalam kondisi siaga dan berupaya menjaga bagaimana keamanan dan ketenangan masyarakat di bulan Ramadan ini," kata Nasrul Abit kepada tribunpadang.com via handphone, Kamis (17/5/2018).

Ia pun menyebut bahwa pemerintah, percaya bahwa Polda Sumbar dan jajarannya, akan bekerja memberikan pengabdian yang terbaik.

Baca: Tembak Mati 3 Penyerang Mapolda Riau, Dirlantas Polda Riau Diberikan Pin Emas

Baca: Tito Pernah Suruh Teroris Bunuh Diri Agar Masuk Surga, Tapi Jawabannya Bikin Najwa Beristighfar

Baca: Polisi Tangkap 8 Orang Terkait Serangan Teror di Mapolda Riau

Namun ia pun berharap partisipasi aktif masyarakat dan semua kompomen yang ada secara bersama-sama, turut serta menjaga keamanan lingkungan, khususnya tempat tinggal masing-masing.

"Kami di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta gubernur bersama Forkopimda tentu akan terus berkoordinasi soal perkembangan keamanan dan ketentraman di daerah, namun juga dihimbau semua pihak ikut serta memberikan kontribusi aktif dalan menjaga keamanan Sumbar," ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Syamsi juga mengimbau agar masyarakat Sumbar jangan takut akan ancaman dari para teroris, dan masyarakat diminta untuk tetap menjalankan rutinitasnya seperti biasa.

Namun begitu, ia pun berharap agar masyarakat yang melihat adanya hal-hal atau sekelompok orang, maupun benda yang mencurigakan, segera lapor ke polisi, agar aparat kepolisian menindaklanjutinya.

"Kalau ada yang mencurigakan, segera lapor. Biar kami tindaklanjuti. Jadi, kami berharap masyarakat Sumbar untuk ikut serta menjaga kamtimbmas, dan sekali lagi saya minta agar masyarakat jangan takut dengan ancaman teroris," katanya.

Baca: Dirawat Intensif, Kondisi Terkini Kompol Farid Korban Bacok Saat Penyerangan Mapolda Riau

Baca: VIDEO: Wanita Nyaris Jadi Teroris, Diselamatkan 2 Mahasiswi di Bandung, Kisahnya Bikin Merinding

Kapolresta Padang AKBP Yulmar Try Himawan juga menyebut bahwa untuk mengantisipasi serangan dari terduga teroris, khususnya di Mapolresta Padang dan Polsek jajaran, telah dikerahkan sebanyak 200 personil.

"Sebanyak 50 di antaranya, ditugaskan untuk meningkatkan pengamanan di Mapolresta Padang. Bahkan, petugas yang ditugaskan itu akan memeriksa dan mengawasi setiap tamu yang masuk. Tidajk hanya itu, bahkan setiap tamu digeledah, termasuk barang bawaannya dan kendaraan yang digunakannya," ujar Yulmar.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help