Padang

PLN Pastikan Pasokan Listrik di Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran Aman 24 Jam

Pasokan listrik untuk Sumbar berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), empat unit PLTU, dan interkoneksi sistem Sumbagsel.

PLN Pastikan Pasokan Listrik di Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran Aman 24 Jam
Tribupekanbaru/dodivladimir
Seorang petugas sedang memperbaiki jaringan listrik di Jalan Sarwo Edhie, Pekanbaru, Senin (19/3/2018). Perbaikan jaringan terus dilakukan untuk memberikan pelayanan pasokan listrik kepada masyarakat serta mengurangi terjadinya gangguan pemadaman listrik 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sumbar telah mensiagakan pasokan listrik 24 jam bagi masyarakat, sehingga pasokan ketersedian listrik saat bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini di seluruh wilayah Sumbar diyatakan aman.

"Kami sudah berkoordinasi dengan petugas pembangkitan, transmisi, dan distribusi untuk memastikan keamanan pasokan listrik. Dari koordinasi tersebut, pasokan listrik untuk Sumbar aman," kata General Manager PLN Wilayah Sumbar Susiana Mutia kepada tribunpadang.com di Padang, Kamis (17/5/2018) siang.

Disebutkannya, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi pemadaman selama puasa dan lebaran, PLN sudah mengantisipasi beban listrik sebesar 530 Mega Watt (MW), dan jumlah ini mampu memenuhi kebutuhan listrik di Sumbar sebesar 500 MW selama puasa dan lebaran.

Baca: Polisi Tangkap 8 Orang Terkait Serangan Teror di Mapolda Riau

Baca: VIDEO: Wanita Nyaris Jadi Teroris, Diselamatkan 2 Mahasiswi di Bandung, Kisahnya Bikin Merinding

Baca: Meriahnya Sambutan Saat Arif LIDA 2018 Pulang Kampung, Gubernur dan Kapolda Ikut Jemput

"Selain daya, kami juga mensiagakan 500 petugas selama 24 jam selama ramadan dan lebaran, serta 70 unit mobil pelayanan listrik yang tersebar di seluruh daerah di Sumbar," ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, pasokan listrik untuk Sumbar berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), serta empat unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dan interkoneksi dengan sistem Sumatra Bagian Selatan.

"Semua pembangkit itu kami pastikan stand by, termasuk 500 petugas yang tersebar di 32 rayon, dan 70 mobil pelayanan yang siap menjelejah Sumbar," ucap Susiana.

Di lain hal, Susiana juga menyebut bahwa saat ini, PLN wilayah Sumbar juga telah melakukan komitmen bersama penerapan standar layanan perilaku, sikap, senyum, salam dan sapa (PS4) dengan mengutamakan response, recovery, quality, integrity, dan safety, dalam memberikan pelayanan bagi pelanggan PLN.

Baca: Densus 88 Anti Teror Polri Datangi Gubuk Terduga Teroris di Dumai

Baca: BREAKING NEWS : Satu Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Tarakan

Jadi PS4 ini merupakan pedoman tentang bagaimana kepatuhan petugas terhadap Standard Operational Procedure (SOP) yang telah ditentukan.

Penampilan petugas dimulai dari seragam yang dikenakan, kerapian penampilan fisik, keramahan, serta etika berkomunikasi dengan pelanggan", pungkas Susiana.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help