Heboh! Pesan Ramadan Donald Trump Kejutkan Umat Muslim Dunia, Ini Isinya

Ramadhan tahun lalu, Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri menolak tradisi buka puasa bersama.

Heboh! Pesan Ramadan Donald Trump Kejutkan Umat Muslim Dunia, Ini Isinya
Reuters/Dominick Reuter
Donald Trump 

TRIBUNPEKANBARU.COM - -Ikut menyambut bulan Ramadhan dan menggelar buka puasa telah menjadi kebiasaan Gedung Putih.

Sayangnya, selama masa pemerintahan Donald Trump, kebiasaan baik tersebut tampak berubah.

Ramadhan tahun lalu, Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri menolak tradisi buka puasa bersama.

 
Tetapi, Selasa (15/5), Gedung putih merilis sebuah pernyataan dengan nada yang sangat berbeda.

Dilansir Grid.ID dari Washington Post, pernyataan tersebut berisi bahwa libur puasa selama sebulan di mulai pada minggu ini.

"Gedung Putih menyatakan bahwa keberadaan umat Muslim menambah permadani agama kehidupan Amerika oleh sebab itu libur selama liburan akan dimulai pada minggu ini," begitu bunyi pesan tersebut.

"Bersama Departemen Luar Negeri, Gedung Putih menyatakan akan menjadi tuan rumah iftar atau buka puasa pada awal Juni," ujar Ray Mahmood, seorang pengembang property Muslim terkemuka yang telah lama terlibat dalam diplomasi antar agama di wilayah D.C.

Mahmood menambahkan bahwa pemerintah telah mengabulkan salah satu permintaan umat Muslim di Amerika Serikat.

"Setidaknya Presiden di Gedung Putih ini bisa menunjukkan toleransi dan penerimaan," katanya.

Wakil sekretaris pers Gedung Putih, Lindsay Walters mengatakan pada Rabu (16/5) bahwa hingga saat ini belum ada update terbaru soal pesan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help