Siak

Tengku Hasyim Merasa Terusir dari Kampungnya, Hanya karena Masalah Ini

Penyedia jasa permainan anak di Kota Siak Sri Indrapura sudah 2 bulan tidak bisa bisa bekerja. Mereka dianggap mengganggu

Tengku Hasyim Merasa Terusir dari Kampungnya, Hanya karena Masalah Ini
Tribun Pekanbaru/Logo Siak
Logo Kabupaten Siak 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Penyedia jasa permainan anak di Kota Siak Sri Indrapura sudah 2 bulan tidak bisa bisa bekerja. Sebab, mereka dianggap mengganggu ketertiban umum sehingga digusur Pemkab Siak melalui Satpol PP.

Tengku Hasyim penyedia mobil-mobilan mendatangi Tribunpekanbaru.com, Selasa (22/5/2018).

Warga Kampung Dalam, kecamatan Siak ini merasa kebijakan Pemkab Siak tidak adil bagi mereka.

Sebab, mereka merasa beroperasi bukan pada jalur lalu lintas masyarakat.

Baca: Pemkab Siak Potong Gaji Honorer, Politikus Partai Ini Berang

"Kami sudah berjuang bagaimana mencarikan solusi agar kami tetap bisa beroperasi. Namun pemerintah tetap bersikeras tidak memperbolehkan kami bekerja. Saya merasakan betapa sulitnya mencari sesuap nasi di negeri sendiri," kata Tengku Hasyim.

Ia melakoni pekerjaan itu karena melihat peluang di tengah cekikan ekonomi yang sulit, 2015 lalu.

Sebab, kota Siak kini sudah menjelma menjadi kota yang mempunyai ruang publik yang memadai, taman-taman yang cukup.

Baca: Bawaslu Riau Panggil Plt Bupati dan 2 Pejabat Pemkab Siak

"Tetapi tidak ada wahana kreatifitas di dalamnya. Maka saya dan beberapa orang lainnya mengkredit permainan anak, agar dapat mengisi peluang itu," urai dia.

Dari 10 unit mobil-mobilan yang ia punyai, terus berkembang hingga awal 2018 sudah 50 unit. Penambahan itu terus diupayakan meskipun pada posisi main 'kucing-kucingan" dengan Satpol PP Siak.

Halaman
123
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help