Sumatra Barat

BNN Sumbar Ringkus Dua Pengedar Sabu, Satu Tersangka Anggota Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

BNNP Sumbar berhasil menangkap dua pengedar narkoba di lokasi berbeda selama satu pekan terakhir.

BNN Sumbar Ringkus Dua Pengedar Sabu, Satu Tersangka Anggota Jaringan Narkoba Lintas Provinsi
Tribun Pekanbaru/Riki Suardi
BNNP Sumbar berhasil menangkap dua pengedar narkoba di lokasi berbeda selama satu pekan terakhir. Kedua pelaku, bernama Edo Permana Putra dan Joni Vivoriko. 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar berhasil menangkap dua pengedar narkoba di lokasi berbeda selama satu pekan terakhir. Kedua pelaku, bernama Edo Permana Putra dan Joni Vivoriko.

Satu dari dua pelaku, yaitu Edo Permana Putra (39) yang ditangkap pada Rabu (23/5/2018) kemarin sekitar pukul 09.00 WIB, merupakan pengedar narkoba jenis sabu lintas provinsi yang selama ini, telah menjadi target operasi BNN Provinsi Sumbar.

"Edo ini sudah dibuntuti sejak dari Parit Malintang, Padang Pariaman. Setiba di perlintasan Rel Kereta Api Batang Anai, barulah dilakukan penangkapan, dan diamankan tiga paket sedang sabu seberat 258 gram," kata Kepala BNNP Sumbar, Kombes Pol Khasril kepada tribunpadang.com, Jumat (25/5/2018) malam.

Setelah ditangkap, petugas kemudian membawa Edo ke Kantor BNN Provinsi Sumbar untuk menjalani pemeriksaan. Kepada penyidik, tersangka yang berkerja sebagai sopir travel itu mengakui bahwa barang bukti sabu tersebut berasal dari Pekanbaru.

"Edo ini diduga jaringan narkoba lintas provinsi," ujarnya.

Baca: Live Streaming Indosiar PSMS Medan vs Arema Malang 21.00 WIB Liga 1 2018, Diambang Degradasi

Baca: 7 Aturan Kontroversial yang Cuma Ada di Singapura, Satunya Tak Boleh Berenang di Sungai

Sedangkan tersangka Joni Vivoriko, lanjutnya, ditangkap pada Selasa (22/5/2018) kemarin di rumahnya, Jorong Tabek Nagari Tabek, KecamatanPariangan, Kabupaten Tanah Datar.

Dari tangan satpam sebuah bank ternama di Kabupaten Tanah Datar tersebut, petugas juga menyita barang bukti dua paket sabu, masing-masing seberat 4,87 gram dan 4,20 gram. "Selain itu, juga ada satu paket kecil sabu seberat 0,67 gram yang turut diamankan petugas," bebernya.

Khasril juga menyebut bahwa penangkapan kedua pelaku ini, berdasarkan laporan dari masyarakat. Kemudian, petugas pun melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, penyelidikan pun membuahkan hasil. Keduanya ternyata terbukti terlibat dalam peredaran narkoba.

“Keduanya kami dijerat pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman pidana penjara diatas lima tahun," pungkas Khasril. (*)

Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help