AGAM

Longsor di Maninjau Kelok 44 Putus Total, Tanah dan Pohon Timbun Jalan di Kelok 3

Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total. Material longsor berupa tanah dan pohon menimbun badan jalan.

Longsor di Maninjau Kelok 44 Putus Total, Tanah dan Pohon Timbun Jalan di Kelok 3
tribunpekanbaru/rikisuardi
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan. 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, MANINJAU- Curah hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang mengakibatkan terjadinya longsor di Kelok 3, Jorong Lasa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (29/5/2018) sekitar pukul 13.17 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa.

Namun akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total.

Material longsor berupa tanah dan pohon menimbun badan jalan.

"Tadi sempat putus total selama 4 jam lebih. Pukul 16.30 WIB tadi Jalan Kelok 3 di Kelok 44 sudah bisa dilewati kendaraan," kata Operator Pusdalop BPBD Agam Lukman Syahputra saat dihubungi tribunpadang.com dari Padang, Selasa sore.

Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan.
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan. (tribunpekanbaru/rikisuardi)

Baca: Pemilik Mobil yang Dicurinya Lapor Polisi Depi Lari ke Semak Saat Diburu, Hanya 15 Menit Kabur. . .

Baca: Hujan Lebat di Sumbar Berakibat Banjir, Bocah 4 Tahun Tewas Tertimbun Longsor di Wilayah Agam

Longsor di Kelok 3 di kawasan Kelok 44 itu, sebut Lukman, sudah bisa dilalui kendaraan setelah Satgas BPBD Agam menurunkan sejumlah personil untuk mengevakuasi material longsor yang menimbun badan jalan.

"Selain BPBD, Dinas PU Provinsi Sumbar juga ikut membantu dengan mengerahkan satu unit alat berat untuk membersihkan material longsor. Kemudian, juga ada personil dari TNI dan Polri yang ikut terlibat," ujarnya.

Berikut foto-foto suasana Longsor di Kelok 44 Maninjau

Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan.
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan. (tribunpekanbaru/rikisuardi)

Baca: Sudah Dilengkapi X-Ray tapi Masih Ada Sabu Beredar di Tahanan, Kalapas Bangkinang Ungkap Ini

Baca: Ganteng dan Cantik Usia Belum 30 Tahun, Inilah 8 Miliarder Terkaya Dunia

Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan.
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan. (tribunpekanbaru/rikisuardi)

Baca: Wakil Ketua DPRD Riau Nilai Fungsi Bulog Tak Jalan, Bulog: Kita Tidak Pernah Kekurangan Stok

Baca: Penerimaan CPNS 2018, Tenaga 2 Bidang Ini Sangat Dibutuhkan di Pelalawan

Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan.
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan. (tribunpekanbaru/rikisuardi)

Baca: Gadis 17 Tahun Pacari Pria 41 Tahun Demi Dapatkan Hartanya, Tak Terduga Hal Ini Terjadi

Baca: Warga Temukan Makhluk Aneh, Para Peniliti Pun Memiliki Asumsi Berbeda, Buaya atau Paus?

Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan.
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan. (tribunpekanbaru/rikisuardi)
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan.
Longsor terjadi di Kelok 44 Maninjau tepatnya Kelok 3. Akses jalan dari Lubuk Basung menuju Bukitinggi itu sempat mengalami lumpuh total, karena material longsor berupa tanah dan pohon itu menimbun badan jalan. (tribunpekanbaru/rikisuardi)

Selain di Kelok 3, tambah Lukman, longsor juga terjadi di kawasan Bantola sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibatnya, akses jalan menuju kawasan Ngarai Sianok, Bukitinggi itu putus total selama 4 jam lebih.

"Sekarang akses jalan juga sudah bisa dilewati kendaraan, karena BPBD, Tagana, Dishub, Polri dan TNI, ternasuk Dinas PU Bukitinggi, langsubg mengevakuasi material longsor dari badan jalan," bebernya.

Kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan longsor di Kabupaten Agam, Lukman pun mengimbau agar masyarakat waspada, terutama keika hujan lebat dengan durasi yang cukup lama.

Baca: BNN Sumbar Ringkus Dua Pengedar Sabu, Satu Tersangka Anggota Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

Baca: Ini Kronologi 8 Orang Terpanggang Usai Kosan 2 Lantai Terbakar, 1 Bayi Dilempar ke Tumpukan Sampah

"Di Agam ini banyak daerah rawan bencana, karena topografi daerahnya banyak perbukitan. Saya harap masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap bencana longsor, termasuk banjir yang sering terjadi di wilayah Agam bagian barat," pungkasnya.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help