Siak

Surati Plt Bupati Siak, PKL: Izinkan Atau Kami Demo. . .

Pedagang Kakilima (PKL) dan penyedia jasa permainan anak menyurati Plt Bupati Siak, Rabu (30/5/2018).

Surati Plt Bupati Siak, PKL: Izinkan Atau Kami Demo. . .
Tribun Pekanbaru/Logo Siak
Logo Kabupaten Siak 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Pedagang Kakilima (PKL) dan penyedia jasa permainan anak menyurati Plt Bupati Siak, Rabu (30/5/2018).

Surat tersebut untuk menyampaikan aspirasi secara baik-baik, agar diizinkan beroperasi dua minggu jelang lebaran dan 2 minggu usai lebaran.

Baca: PT Garuda Indonesia Branch Office Pekanbaru Buka Bersama Mitra

"Kami hanya bisa menunggu sampai dua hari kedepan, diizinkan atau kami demonstrasi," kata pendamping PKL sekaligus bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Siak, Dedi Irama, ST.

Ia menerangkan, pihaknya sudah menempuh berbagai upaya untuk memperoleh izin untuk dapat berdagang. Namun setiap kali PKL mengembangkan lapaknya Satpol PP datang menghadang. Di sita atau bubar. Begitu pula nasib penyedia jasa permainan anak.

Baca: Ingin Punya 20 Anak, Keluarga Ini Dapat 1 Lagi, Inilah Keluarga Dengan Anak Terbanyak di Dunia 

"Akhirnya mereka mengalah dari pada barang-barangnya di sita," kata dia.

Dedi menguraikan, dalam surat yang dilayangkan ke Plt Bupati Siak tersebut isinya hanya untuk mengetuk kemanusiaan sang bupati. "Apakah Plt Bupati Siak punya rasa kemanusiaan atau tidak, mengingat sebentar lagi lebaran. Karena kebutuhan saat lebaran meningkat," kata dia.

Upaya lain sebelum menyurati itu yang sudah dilakukan adalah melaporkan ke DPRD Siak. Sehingga sudah 2 kali diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh komisi IV DPRD Siak, tanpa membuahkan kesepakatan antara PKL dan pemerintah.

"Pemkab bersikeras untuk melarang PKL berjualan di sekitaran taman Siak Bermadah dan depan Klenteng Hock Siu Kiong," kata dia.

Baca: Derita Anoreksia, Berat Badannya Hanya 25 Kg, Disebut Sebagai Wanita Terkurus di Dunia

Surat ke Plt Bupati Siak itu juga berdasarkan saran dari Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni. Sebab, Fauzi Asni mengirimkan pesan WA kepada Dedi setelah RDP deadlock pada Senin lalu.

"Lucu juga, harusnya kan dia (Fauzi Asni) yang berperan untuk soal ini. Tapi dia diam di RDP dan mengirimkan WA agar kami mengirimkan surat supaya terketuk hati bupati," kata dia.

Baca: Bersama Selama 13 Tahun, Pasangan Suami Istri Ditemukan Bersimbah Darah, Keduanya Saling Tusuk

Rencananya, kalau tidak ada respon dari PLT Bupati Siak Alfedri, para PKL bakal berdemo. Sehingga ada keputusan yang adil untuk para PKL.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help