Kampar

Ini Cerita Warga Hadapi Buruknya Jalan di Perbatasan Kampar-Rohul

Pemilik akun Facebook "Ardy Teya" mengkonfirmasi kebenaran video seorang siswi yang jatuh dari sepeda motor

Ini Cerita Warga Hadapi Buruknya Jalan di Perbatasan Kampar-Rohul
Tribupekanbaru/byntonsimanungkalit
Kondisi jalan yang rusak parah di Kecamatan Batang Peranap yang menghubungkan 10 desa di kecamatan tersebut. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Pemilik akun Facebook "Ardy Teya" mengkonfirmasi kebenaran video seorang siswi yang jatuh dari sepeda motor di jalan perbatasan Dusun Siasam Desa Balung XIII Koto Kampar dengan Desa Bandur Picak Kecamatan Koto Kampar Hulu.

Video yang viral itu dibuat pada Rabu, 30 Mei 2018 lalu.

Ardiwan, pemilik akun itu, tinggal di wilayah perbatasan desa sekaligus kecamatan tersebut. Kejadian menyedihkan itu menimpa siswi sepulang sekolah di siang hari.

Baca: Pemudik Diimbau Gunakan Angkutan Umum yang Terpasang Stiker Laik Jalan

Siswi itu anak didik SMA Negeri 2 Koto Kampar Hulu yang terletak di Desa Seberuang Kecamatan Koto Kampar Hulu.

"Jadi itu pas pulang sekolah. Pas di jalan, anak itu jatuh karna berlumpur," kisah Ardiwan, Kamis (31/5/2018) malam.

Beruntung siswi itu tidak mengalami luka. Siswi itu segera terbangun ditolong temannya, lalu melanjutkan perjalanan pulang.

Baca: Jarang Diekspos, di Rumah Megah Anang dan Ashanty Ada Ruangan yang Bikin Netizen Salah Fokus!

Menurut Ardiwan, jarak perjalanan yang ditempuh dari sekolah ke rumah sekitar 7 kilometer.

Jalan itu diketahui milik Pemerintah Provinsi Riau yang tembus ke Kabupaten Rokan Hulu. Jalan itu adalah akses satu-satunya dari dan ke perkampungan.

Baca: Video Viral Tampilkan Ular Boa Melahirkan 19 Ekor Anak, Ada yang Kagum Hingga Jijik

Ardiwan menuturkan, kerusakan parah terdapat di beberapa titik. Warga di sana sudah terbiasa jatuh bangun di perjalanan. Apalagi jalan yang dalam kondisi berlumpur seperti musim hujan beberapa hari belakangan ini.

"Waktu saya masih SD, jalannya sudah seperti itu. Sampai sekarang," kata Ardiwan yang kini berusia 22 tahun dan bekerja di sebuah perusahaan. Ia berharap, Pemerintah memperhatikan jalan itu. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved