Siak

Korban Curas Diikat dan Dibuang di Kebun Sawit, 3 Pelaku Akhirnya Berhasil Ditangkap Polres Siak

Tim Opsnal Polres Siak berhasil menangkap 3 pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang pernah beraksi di kabupaten Siak.

Korban Curas Diikat dan Dibuang di Kebun Sawit, 3 Pelaku Akhirnya Berhasil Ditangkap Polres Siak
TribunPekanbaru/DavidTobing
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Tim Opsnal Polres Siak berhasil menangkap 3 pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang pernah beraksi di kabupaten Siak.

Ketiganya dibekuk di tempat berbeda.

Kapolres Siak AKBP Ahmad David menerangkan, ketiga pelaku yakni Ed (28), warga Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, DS (29) warga Rumbai, Pekanbaru dan MS (33) warga Rumbai, Pekanbaru.

Saat ini ketiganya sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Siak.

Ketiga pria tersebut beraksi pada 31 Januari 2018 di kecamatan Minas, terhadap seorang penjajal air galon keliling, bernama Devi (44).

Baca: Berani Pungli Kendaraan yang Lewat di Jalan Sungai Naga, 2 Pria Ini Dicokok Polisi

Saat korban melewati Jalan Sultan Syarif Kasim dan masuk ke Jalan Raja Kecik untuk mengantar air galon kepada pelanggan, ia dihampiri satu orang yang tak dikenal.

Orang tersebut meminta agar korban mengantarkan air ke bengkel di jalan Sungai Naga sebanyak 20 galon.

"Kala itu, pria yang tak dikenal oleh korban itu meminta nomor Ponsel korban. Beberapa saat kemudian orang tak dikenal itu menelepon, dan menanyakan kok air belum juga diantar," terang AKBP Ahmad David, Minggu (3/6/2018).

Akhirnya korban berangkat ke Jalan Sungai Naga. Setelah sampai orang yang tidak dikenal tersebut meminta agar 2 galon dimasukan kedalam mobilnya. Sedangkan sisanya sebanyak 18 galon lagi disuruh antar ke bengkel.

Setelah korban melanjutkan perjalanan ke bengkel, ternyata jalan rusak parah. Sehingga mobilnya tidak bisa masuk ke bengkel.

Baca: Rencana Buka Bersama Batal Setelah Acil Temukan Adik Iparnya Gantung Diri

Korban menurunkan air galon minum tersebut di jalan rusak itu.

"Kemudian datang tiga orang yang tidak dikenal, salah satunya mengancam dengan pisau dan mengatakan jangan macam - macam. Setelah itu orang yang tidak dikenal mengikat tangan dengan lakban dan memasukan pelapor kedalam mobil," kata dia.

Setelah korban dimasukan ke dalam mobil korban diikat di bagian mata, mulut dan kaki. Naasnya, dalam keadaan terikat itu korban dibuang di areal perkebunan kelapa sawit milik masyarakat Kecamatan Minas.

"Setelah korban dapat lepas dari ikatan, lalu mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan. Sejak itu kami terus mencari pelaku," kata dia. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved