Pelalawan

Buron Enam Bulan, Pelarian Warga Teluk Meranti Ini Berakhir, Ditangkap di Langgam

Tim Opsnal Polsek Bunut menangkap seorang pria berinsial ED alias Deko (36) di Desa Segati Kecamatan Langgam

Buron Enam Bulan, Pelarian Warga Teluk Meranti Ini Berakhir, Ditangkap di Langgam
Istimewa
Tersangka pencurian dengan kekerasan bernama Deko (37) saat diamankan di Mapolsek Bunut pada Selasa (5/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Tim Opsnal Polsek Bunut menangkap seorang pria berinsial ED alias Deko (36) di Desa Segati Kecamatan Langgam pada Selasa (5/6/2018) dini hari.

Deko sudah jadi buronan polisi selama enam bulan.

Warga Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Bandar Teluk Meranti ini menjadi pelaku atas kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang dilakukannya pada Bulan November tahun 2017 silam.

Deko dicokok di perumahan karyawan milik PT Agrita Sari dan tanpa perlawanan dibawa ke Mapolsek Bunut.

"Pelaku sudah sempat bekerja di sana selama ini. Setelah mendapatkan informasi akurat, langsung kita lakukan penangkapan," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kapolsek Bunut AKP MY Lubis, kepada tribunpelalawan.com.

Baca: Kabar Baik Infrastrukfur Air Bersih Dumai, Konsorsium Serahkan Hasil Studi Kelayakan

Deko saat ini mendekam di sel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dipastikan akan merayakan Idul Fitri di dalam jeruji besi.

Penangkapan pelaku atas laporan korban bernama Leni (32) warga Desa Terbangian Kecamatan Langgam pada 4 November 2017 lalu.

Aksi pencurian yang dilakukan tersangka berawal ketika korban sedang membersihkan teras rumahnya pada pagi hari. Setelah selesai ia masuk ke dalam rumah dan hendak menutup pintu kamar.

Di situlah korban melihat tersangka Deko berdiri di samping lemari. Korban terkejut serta berteriak memanggil nama pelaku.

Baca: Turun Ke Pasar Bersama Kapolres, Wabup Meranti Sebut Stok Sembako Aman

Bukannya takut, tersangka justru menarik kalung emas yang dpakai korban di lehernya. Selanjutnya Deko melarikan diri melalui pintu daput sambil diteriaki korban.

Lantaran kebanyakan warga sedang ke kebun, tidak ada yang bisa menolongnya.

Korban memasukan laporan ke Polsek Bunut dan melakukan penyelidikan.

"Korban mengalami kerugian sebuah kalung emas seberat 42 gram dengan harga Rp 20 juta. Pelaku juga mengakui perbuatannya," tandas Kapolsek MY Lubis. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help