Indragiri Hulu

Pertama Kali Dalam Sejarah Gelar Pasukan Operasi Ketupat di Halaman Kantor Bupati Inhu

Ini pertama kali dalam sejarah operasi gelar pasukan dilakukan di halaman kantor Bupati Inhu

Pertama Kali Dalam Sejarah Gelar Pasukan Operasi Ketupat di Halaman Kantor Bupati Inhu
Tribunpekanbaru/byntonsimanungkalit
Bupati Inhu, Yopi Arianto menyematkan tanda pita kepada perwakilan pasukan sebagai tanda dimulainya operasi ketupat muara Takus 2018 pada apel gelar pasukan yang digelar di halaman kantor Bupati Inhu, Rabu (6/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com, Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto memimpin upacara gelar pasukan operasi ketupat muara takus tahun 2018 di halaman Kantor Bupati Inhu, Rabu (6/6/2018).

Upacara itu juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan pimpinan instansi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhu.

Pada kesempatan itu, Yopi membacakan amanat dari Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Selain itu, Yopi juga menyematkan tanda pita kepada perwakilan petugas.

Setelah menggelar upacara gelar pasukan, Yopi dan jajaran Forkopimda lainnya bergerak ke halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu untuk melakukan pemusnahan terhadap ribuan botol minuman keras (miras) yang disita selama operasi K2YD.

Baca: CPNS 2018, Ini Perbedaan Antara Berkas untuk Lulusan SMA, Diploma dan Sarjana

Baca: Guru SD Negeri di Depok Diduga Sodomi Belasan Siswanya di Kelas, Kenali Modusnya

"Ini pertama kali dalam sejarah operasi gelar pasukan dilakukan di halaman kantor Bupati Inhu, kita juga mengapresiasi DPRD Inhu bersedia memberikan tempat untuk melakukan pemusnahan barang bukti miras," kata Yopi.

Yopi mengapresiasi kerja Kepolisian Polres Inhu dalam memberantas peredaran miras di Inhu.

Dirinya berharap dengan operasi yang dilakukan oleh Polres Inhu bisa menekan jumlah peredaran miras di Kabupaten Inhu.

Sementara itu, Kapolres Inhu, AKBP Dasmin Ginting yang didampingi oleh Waka Polres Inhu, Kompol Roni Syahendra mengungkapkan sebanyak 150 pasukan diturunkan dalam pelaksanaan operasi ketupat muara takus tahun 2018 ini.

"150 pasukan ini akan ditempatkan di lima pos yang terdiri dari tiga pos pengamanan dan tiga pos pelayanan," kata Dasmin.

Baca: Sidak Daging Sapi dan Ayam di Kepulauan Meranti Libatkan MUI

Baca: MUI Rekomendasikan 5 Program Ramadan Ini Diberi Sanksi Berat

Sementara itu, selain mengawal arus mudik dan juga pengamanan selama Hari Raya Idul Fitri, Polres Inhu juga memiliki satgas pangan yang bertugas menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help