Kampar

Polres Kampar Terima Dokumen Ihwal Dugaan Percaloan Tenaga RTK

Kepala Kepolisian Resor Kampar, AKBP Andri Ananta Yudhistira mengaku telah menerima dokumen dugaan praktik percaloan dalam perekrutan RTK

Polres Kampar Terima Dokumen Ihwal Dugaan Percaloan Tenaga RTK
Tribun Pekanbaru/Nando
Bupati kampar Azis zainal melakukan dialog dengan RTK 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Kepolisian Resor Kampar, AKBP. Andri Ananta Yudhistira mengaku telah menerima dokumen ihwal dugaan praktik percaloan dalam perekrutan Tenaga Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). Dokumen itu belum diproses.

Baca: Berniat Bawa Mudik Mobil Dinas? Baca Dulu Ya Imbauan Menpan RB

Andri menyebutkan, dokumen itu diterima dari Dinas Kesehatan Kampar. Namun ia belum melihat seluruh isi dokumen itu.

"Saya belum lihat. Saya masih fokus Pengamanan Hari Raya Idul Fitri dulu," katanya, Rabu (6/6/2018).

Baca: Pemko Gelar Shalat Id di Halaman Kantor, Khatibnya Plt Walikota Pekanbaru

Menurut Andri, salah satu isi dokumen itu adalah aturan tentang Tenaga RTK.

Sebelumnya, ia meminta agar aturan dilampirkan dalam dokumen itu.

Aturan diperlukan menjadi acuan untuk memproses dugaan percaloan tersebut.

"Saya meminta aturannya. Saya sampaikan, Pak Kadis, tolong diserahkan aturannya," ujar Andri.

Baca: Anaknya Nyaris Buta Diduga Dipukuli di Lapas, Ibu Asal Bangka Ngadu ke Hotman Paris, Video Viral

Andri belum bisa menyimpulkan kalau praktik percaloan itu adalah tindak pidana pungutan liar.

Menurut dia, diperlukan laporan resmi dari korban untuk dapat menangani kasus tersebut. Korban dalam hal ini adalah yang dimintai uang dalam perekrutan Tenaga RTK.

"Saya sudah meminta supaya korban melapor. Ini sudah dua hari saya tunggu, belum ada juga yang melapor," ungkap Andri.

Baca: Grand Jatra Hotel Catat Peningkatan Tamu Program Berbuka Puasa Sekalian Beramal

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved