Bengkalis

Wakapolres Bengkalis Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh ratusan personil dari Polres Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis dan sejumlah petugas

Wakapolres Bengkalis Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat
Tribun Pekanbaru/Natsir
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018 di Mapolres Bengkalis, Rabu, (6/6) 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2018 yang akan di mulai, Kamis (7/6/2018) mendatang, Polres Bengekalis mengadakan Apel gelar Pasukan di Mapolres Bengkalis, Rabu (6/6) pagi.

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh ratusan personil dari Polres Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis dan sejumlah petugas dari instansi pemerintahan lainnya yang terlibat pelaksanaan operasi ketupat 2018 di Bengkalis.

Baca: Plt Gubernur: Persiapan Mudik di Riau Dilakukan Secara Maksimal

Apel dipimpin langsung Wakapolres Bengkalis Kompol Ade Zamrah di halaman Mapolres Bengkalis.

Sebelum membacakan amanat Kapolri terkait target operasi ketupat ini, Ade Zamrah sempat melakukan pemeriksan kesiapan personil Apel ketupat dengan melakukan pengecekan barisan.

Baca: Ketahuan Mencopet di KRL, Pria Ini Dipajang di Stasiun Manggarai, Digantungi Tulisan Seperti Ini 

Menurut Wakapolres Bengkalis, pelaksanaan apel ini dilakukan guna memastikan kesiapan pasukan untuk pelaksanaan operasi. Selama operasi kurang lebih delapan belas hari kedepan jumlah personil gabungan yang diterjunkan sebanyak 300 lebih personil.

"Personil yang terlibat ini lintas instansi, lebih kurang sebanyak tiga ratus personil yang tersebar dalam enam pos. Pos ini tersebar di kecamatan Pinggir, Mandau kemudian di Bukit Batu dan kecamatan Bengkalis sendiri, " ungkap Wakapolres.

Jumlah petugas yang diturunkan ini menurut Ade Zamrah memang lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Namun peningkatan personil ini tidak begitu signifikan.

Baca: Bupati Inhu Pimpin Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat Muara Takus Tahun 2018

Menurut dia, petugas yang diturunkan di setiap pos ini lebih mengutamakan pemberian pelayanan kepada pemudik. "Namun tetap kita upayakan personil bersenjata dalam rangka mengantisipasi teror, namun tidak mengurangi kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan mudik, " tambahnya.

Menurut dia, dengan keberadaan personil bersenjata lengkap pihaknya berharap masyarakat merasa tidak ada gangguan dan suasana mencekam. Namun tetap dalam bentuk kewaspadaan terhadap teror.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help