Bengkalis

Akui Diperiksa KPK, Bupati Bengkalis Amril Mukminin Irit Bicara,'Waktu Itu Saya Jadi Anggota Dewan'

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin mengakui jika ia dimintai keterangan oleh KPK terkait proyek Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih

Akui Diperiksa KPK, Bupati Bengkalis Amril Mukminin Irit Bicara,'Waktu Itu Saya Jadi Anggota Dewan'
TribunPekanbaru/Ilham Yafiz
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin 

Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin mengakui jika ia dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proyek Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di kabupaten tersebut tahun Anggaran 2013 hingga 2015.

Ia mengaku saat itu masih menjabat sebagai legislator DPRD Bengkalis.

Hal ini disampaikannya kepada penyidik KPK saat memintai keterangannya di Brimobda Polda Riau, Kamis (7/6/2018).

"Ndak tau saya. Itu ada ditanyakan, waktu itu saya jadi anggota dewan," ujarnya terbata-bata diwawancarai saat jeda istirahat dan salat Zuhur.

Amril tidak terlalu banyak mengumbar keterangan saat ditanya wartawan.

Mengenakan setelah baju kemeja batik motif dominan warna coklat, ia menjawab pertanyaan wartawan sambil berjalan menuju masjid di kompleks Brimobda Polda Riau.

Baca: KPK Periksa Bupati Bengkalis Terkait Dugaan Aliran Sejumlah Uang Dalam Berbagai Proyek 

Baca: KPK Periksa Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Baca: 7 Saksi Dugaan Tipikor di Bengkalis Kembali Diperiksa KPK, Ada Legislator dan ASN

"Nantilah ya, saya mau Salat," sebutnya saat ditanya lebih lanjut perihal proyek tersebut.

Selain Amril Mukminin, KPK juga menjadwalkan tiga orang saksi lainnya pada hari ini.

Ini pemeriksaan ketiga kalinya yang digelar KPK di Pekanbaru perihal penyidikan proyek Peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di kabupaten tersebut tahun Anggaran 2013 hingga 2015.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin guna mengonfirmasi dugaan aliran dana dari sejumlah perusahaan atas sejumlah proyek di Pemkab Bengkalis.

"Penyidik mengkonfirmasi informasi dugaan aliran dana dari sejumlah perusahaan terkait sejumlah proyek di Bengkalis," sebut Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada TribunPekanbaru.com, Kamis (7/6/2018).

Lebih lanjut disampaikan Febri, jika satu di antara hal yang ingin dikonfirmasi KPK terkait denganasal usul uang Rp 1.9 Miliar yang ditemukan di Rumah Dinas Bupati Bengkalis.

"Terhadap saksi Bupati kami konfirmasi terkait asal usul uang Rp1.9 Miliar yang ditemukan di rumah Bupati sebelumnya," sebutnya.

Sebelumnya KPK melakukan penggeledahan di Rumah Dinas orang nomor satu di kabupaten tersebut, dan menemukan uang senilai Rp 1.9 Miliar. (*) 

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help