Kampar

RSUD Bangkinang Akui Kekurangan Stok Darah, Sering Ada yang Butuh Mendadak

Direktur RSUD Bangkinang, Andri Justian mengakui kekurangan stok darah. Stok di bank darah sering habis.

RSUD Bangkinang Akui Kekurangan Stok Darah, Sering Ada yang Butuh Mendadak
.
Logo Kampar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Direktur RSUD Bangkinang, Andri Justian mengakui kekurangan stok darah. Stok di bank darah sering habis.

Apalagi saat kondisi tertentu.

Andri mengatakan, kondisi inis sudah berlangsung lama. "Kekurangan sudah dari dulu. Selalu kurang kita," katanya, Kamis (7/6/2018) sore.

Baca: Inilah Aturan Libur Lebaran ASN di Pemprov Riau, Jika Tambah Masa Libur Siap-siap Sanksi

Ia tidak tahu jumlah kekurangan rata-rata per bulan.

"Sering ada yang butuh mendadak. Datanya ada di bank darah yang kita punya," ujar Andri.

Baca: Jika 2 Negara Ini Berperang Maka Ini yang Akan Terjadi, Keduanya Punya Teknologi Canggih

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kampar yang juga Ketua PMI Kampar menyebutkan kebutuhan darah di RSUD Bangkinang antara 200 sampai 300 kantong per bulan. Andri berkata, "RSUD Bangkinang yang selalu paling banyak menghabiskan".

Baca: Sama-sama Punya Teknologi Militer dan Senjata Tempur, Jika Israel dan Iran Perang Siapa Pemenangnya?

Menurut Andri, kekurangan darah dibebankan kepada keluarga pasien yang membutuhkan. Keluarga pasien diminta mencari orang yang memiliki golongan sesuai kebutuhan. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved