Dumai

Wako Dumai Larang Kepala OPD Bawa Mobdin Mudik Lebaran, Terbitkan 3 Poin Imbauan

Wali Kota Dumai, Zulkifli AS dengan tegas melarang para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Dumai membawa mobil dinas untuk mudik.

Wako Dumai Larang Kepala OPD Bawa Mobdin Mudik Lebaran, Terbitkan 3 Poin Imbauan
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Walikota Dumai, Zulkifli AS. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Wali Kota Dumai, Zulkifli AS dengan tegas melarang para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Dumai membawa mobil dinas untuk mudik.

Ia melarang para kepala OPD menggunakan fasilitas.

Zul AS dengan tegas melarang penggunaan fasilitas dinas untuk kepentingan pribadi atau mudik.

"Fasilitas dinas seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan. Bukan untuk kepentingan pribadi," terangnya kepada Tribundumai.com, Kamis (7/6/2018).

Baca: Lebaran Diprediksi Peningkatan Penerbangan Hingga 14 Persen

Menurutnya, larangan itu tertuang dalam satu poin imbauan pencegahan gratifikasi terkait hari raya dari Wali Kota Dumai.

Pada imbauan itu berisi peringatan kepada para pejabat untuk mewaspadai dan menolak segala bentuk pemberian atau gratifikasi.

Baca: Jelang Popwil 2018 di Aceh, Atlet Takraw Riau Fokus Latihan

Zul AS menerbitkan imbauan tertanggal 5 Juni 2018 untuk menindaklanjuti surat dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Nomor B3794/GTF00.20W01-13/06/2018 Tanggal 4 Juni 2018 Perihal Imbauan Pencegahan Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Total ada tiga poin dalam imbauan tersebut.

Baca: Klewang Ditemukan Tewas di Kios di Pasar Rumbai, Begini Kondisi Jasadnya

Poin lainnya yakni melarang pegawai negari atau penyelenggara negara menerima segala bentuk gratifikasi.

Mereka yang kedapatan lakukan gratifikasi bakal terancam pidana.

Ia mengimbau pegawai negeri dan penyelenggara negara wajib menolak pemberian gratifikasi baik berupa uang, bingkisan, fasilitas, dan bentuk pemberian lainnya dari rekanan.

Zul AS juga mengajak pimpinan perusahaan atau koorporasi komitmen untuk tidak memberikan sesuatu sebagai gratifikasi. Ia mengingatkan agar tidak memberikan gratifikasi dalam bentuk apa pun kepada penyelenggara negara. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved