Bengkalis

Anggota DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim Bersyukur Bebas dari Jeratan Hukum

Nur Azmi Hasyim anggota DPRD Bengkalis merasa bersyukur perkara politik uang yang menjeratnya telah selesai.

Anggota DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim Bersyukur Bebas dari Jeratan Hukum
Tribunpekanbaru/muhammadnatsir
Nur Azmi Hasyim memberikan keterangan setelah vonis bebas oleh majelis hakim 

Laporan Wartawan Tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS- Nur Azmi Hasyim anggota DPRD Bengkalis merasa bersyukur perkara politik uang yang menjeratnya telah selesai.

Apalagi dalam putusan majelis hakim membebaskan dirinya dari jeratan hukum karena perkara yang dihadapinya telah kedaluarasa.

Hal ini diungkap Nur Azmi di kediamanya setelah sidang perkaranya selesai.

Menurut dia lepasnya dirinya dari jeratan hukuman ini tidak lepas dari kerja penasehat hukumnya.

"Selain itu putusan bebas ini juga berkat dukungan dan doa dari keluarga serta masyarakat Rupat yang mendukung saya, " kata pria yang akrab disapa Emi ini.

Baca: PN Bengkalis Putuskan Perkara Politik Uang Nur Azmi Hasyim dan Ajudannya Gugur

Baca: 2 Kabupaten Masih Entry Dokumen Begini Nasib Pencairan Dana Desa Tahap II di Riau

Baca: BAZNas Inhil Siapkan 3000 Paket Lebaran Bahagia Bagi Mustahik

Menurut dia, dukungan masyarakat Rupat sangat menguatkan dirinya dalam menghadapi perkara ini.

"Saya sudah berpikir apa yang saya lakukan selama ini salah. Namun dengan dukungan masyarakat membuat saya kuat dalam menghadapi masalah hukum ini, " tambahnya.

Menurut Emi, pada Jumat malam kemarin masyarakat Rupat yang merupakan Dapilnya memberikan dukungan dalam bentuk doa bersama.

"Semalam saya dapat kabar masyarakat di sana doa bersama dan melakukan salat hajat untuk saya, sehingga saya sangat berterimakasih dukungan mereka, " tambahnya.

Emi juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Rupat yang merupakan dapilnya.

Baca: Pencabulan Anak Terungkap Setelah Foto-fotonya Tersebar di Media Sosial

Baca: Ketika Firdaus Beri Ucapan Selamat Milad dan Doa untuk Syamsuar

Menurut dia dengan perkara ini mereka mungkin merasa ketakutan karena sempat ada yang diperiksa terkait ini.

"Bahkan kemarin enam orang warga saya di hadirkan untuk saksi yang mereka tidak terbisa, saya mohom maaf yang sebesarnya kepada masyarakat waktu dan pikirannya tersita akibat berkara saya," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help